Opini: Catatan akhir tahun 2022 dan resonansi 2023

Ketua KI Provinsi NTB Suaeb Qury. (Istimewa)

Oleh: Suaeb Qury*

Satu tahun berjalan dan satu tahun yang akan datang, sebarapapun keberhasilan dan perbuatan baik kita untuk dikumpulkan dan dihitung itu jangan. Namun, menjadi catatan dalam Cloud yang bisa dibuka, kapan saja. Semakin baik dan lebih baik lagi di tahun depan adalah impian semua orang, cita-cita yang belum tercapai dan segala usaha yang belum digapai tentu semuanya menjadi catatan untuk lebih baik lagi.

gambar Iklan

Jangan pernah berkecil hati atas semua yang dicapai, gagal pun tidak masalah dan jumawa juga atas apa yang diraih. Banyak jalan yang bisa dilalui, jika semua itu dilalui dengan tulus, ikhlas dan penuh semangat.

Semangat baru untuk memperbaiki yang lama juga itu penting. Dan banyak orang berhasil melewatinya dengan penuh rintangan dan itu penanda akan mencapai titik keberhasilan.

Ilmu dan pengetahuan pun, tidak boleh berhenti menyebar dan membersemai dengan kondisi dan keadaan yang ada. Tantangan di era keterbukaan dan informasi yang semakin cepat diperlukan penyaring yang kuat. Untuk itu, diperlukan sebuah ilmu yang ada dalam dunia digital yang disebut dengan VUCA adalah peta jalan bagi manusia menghadapi tantangan era tranformasi digital.

Bukan itu saja, tantangan ekonomi global dan ancaman resisi ekonomi bisa saja terjadi dan akan terjadi. Dan bangsa yang kuat yang bernama Indonesia ini pasti akan bisa melewatinya dan akan menyediakan jaring pengaman atau katub pengaman yang kuat.

Hal yang sama juga akan mengancam bangsa ini,jika deradikalisasi dan moderasi beragama menjadi lokus utama diperankan oleh semua elemen bangsa. Dan lebih khusus lagi para pengambil kebijakan (Umara) dan ulama dan kekuatan sivil society lainnya. Sebab bahaya dan ancaman radikalisme masih saja mengintai bangsa ini.

Dari beberapa kejadian di Indonesia, atas peladakan bom dan penangkapan teroris masih saja terjadi. Sembari menjaga dan turut bangga atas bangsa dan daerah,atas capaian dan keberhasilan para pengambil kebijakan.

Mulai dari suksesnya G20 di Bali dan program pemulihan ekonomi nasional serta pemerataan pembagunan sektor pariwisata dan pemenuhan hak-hak dasar warga negara. Begitu juga dengan capaian yang dilakukan oleh pemerintah provinsi NTB dibawah kepemimpinan Dr Zulkieflimansyah dan Dr Sitti Rohmi Djlaillah atas keberhasilan menurunkan angka kemiskinan, IPM baik 1.4 persen, perhelatan MotoGP, MXGP dan WSBK yang luar biasa suksesnya.

Begitu banyak capaian dan keberhasilan yang sudah diraih, sebagai upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia dengan mengirim 1000 cindikia beasiswa keluar negeri, industrialisasi yang menobatkan produk lokal sebagai unggulan serta infrastruktur jalan dan bedungan serta irigasi yang sudah ada dan sedang dibangun.

Hal yang sama juga dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan transparan. Sebagai lembaga negara yang indenpen, komisi informasi provinsi NTB dalam menjalankan fungsi dan tugas, kewajiban dan fungsi adalah menjalankan amanat UU no 14 2008 yakni mewujudkan keterbukaan informasi publik dan membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh, menyimpan dan menyebar luaskan informasi.

Begitu juga dengan masyarakat yang tidak puas,atas informasi yang diperoleh dan yang diminta, komisi informasi berfungsi menerima, menyelesaikan dan memutuskan sengketa informasi.

Satu hal yang membanggakan dan tercapaiannya keterbukaan informasi publik di Provinsi NTB bagi badan publik dalam kurung waktu satu tahun terakhir 2022 dengan tingkat informatif yang mencapai 75 persen dibadan publik.

Memaksimalkan kinerja dan capaian yang telah diraih di tahun 2022 dan sembari menjaga konsistensi dan melanjutkan capaian yang sudah di peroleh dengan maksimal. Untuk tidak lenga dan agar ada satu panduan yang memaksimalkan apa yang sudah dilakukan untuk kemajuan NTB,maka ada resonansi sebagai alarm yang mengingatkan semua elemen pengambil kebijakan.

Harapan besar di tahun 2023 adalah tahun yang meninggalkan banyak peristiwa dan kenangan indah bagi pemrintah Provinsi NTB, atas pengabdian yang terbaik kedua pasangan hebat, unggul dan gemilang Dr Zul dan Dr Rohmi yang sudah dapat meraih banyak penghargaan dan penganugerahan dari lembaga negara maupun lembaga sosial lannya.

Memasuki tahun 2023 juga adalah tahun perpisahan bagi Gubernur NTB yakni 18 September 2023 dan bagi masyarakat NTB sudah menyimpan dengan indah kenangan dan persembahan terbaik yang telah dilakukan oleh Gubernur dan wakil Gubernur NTB.

Semoga jalan keberhasilan dan kebaikan yang sudah ada ditahun 2022 menjadi modal bagi daerah untuk lebih progresif dan berlari lebih cepat lagi untuk sebuah kemajuan dan kesejahteraan yang diimpikan selama NTB berdiri dan sudah berusia 64 tahun.

*Penulis adalah Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB

Editor: Ibrahim Bram A