Melihat Parado dari Dekat Jelang PSU besok: Kios Hidup, ‘Serangan Fajar’ Bertubi-Tubi

Pak Mursalin pemilik kios di Desa Parado Rato ditemui media ini, Jumat 23 Februari 2024 malam jelang PSU besok. (Iba)

DetikNTBCom – Pemungutan suara ulang (PSU) yang digelar di 34 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kecamatan Parado membuat para Calon Legislatif (Caleg) baik DPR RI, DPD, DPRD Provinsi lebih-lebih DPRD Kabupaten Bima cukup khawatir akan kehilangan suara dan kursinya.

Mereka saling mempertahankan hingga bahkan ada yang mengklaim menang. Pasalnya, Desa-desa di Kecamatan Parado malam ini tidak seperti biasanya, terlihat mobil-mobil mewah lalulalang di jalanan.

gambar Iklan

Baca juga: 14 Nama Terlapor Diduga Pembakar TPS di Parado Diserahkan ke Polres Bima

Memasuki desa Wane sebagai desa pertama di kecamatan yang berada di pegunungan selatan yang dikenal ‘paradise’ itu hingga ke Parado Lere, para tim sukses dari berbagai tingkatan malam ini sedang ramainya mempengaruhi warga dari rumah ke rumah.

Sejumlah aparat kepolisian pun, banyak melakukan patroli di sepanjang jalan, juga terlihat di beberapa pos di pinggir jalan.

Namun di balik itu semua, kios-kios di sepanjang jalan di desa-desa yang terkenal asri, dingin nan sejuk itu yang biasanya sepi namun sekarang sangat hidup.

“Laris sekali. Yang paling laris adalah rokok. Contoh rokok sempoerna bisa 2-3 pack per hari. Sementara rokok gudang garam hingga tiga pack per hari serta minuman dingin juga laris,” beber Pak Mursalin pemilik kios di Desa Parado Rato, Jumat 23 Februari 2024.

Dirinya juga mengaku, serangan fajar dari berbagai caleg bertubi-tubi dengan tawaran yang bervariatif, dari Rp200-Rp300 ribu. “Mereka menawarkan ke saya bervariatif,”

Kalau DPR RI mainnya berkisar 150-200 ribu. Dirinya mengaku masih menjaga integritasnya sebagai warga negara. “Kalau DPD setahu saya gak main,” pungkasnya.

Untuk diketahui, seluruh TPS yang ada di Kecamatan Parado bakal melakukan PSU besok, 24 Februari 2024. Terjadinya PSU itu akibat dari pembakaran sejumlah TPS. 14 nama sudah dikantongi aparat kepolisian. (Iba)