Muazzim Akbar Bocorkan Agenda Penting PAN di NTB, Ketum Zulhas Dijadwalkan Hadir

Anggota DPR RI Muazzim Akbar. (Iba)
Anggota DPR RI Muazzim Akbar. (Iba)

Detikntbcom — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muazzim Akbar, yang juga anggota DPR RI, menyampaikan rencana kehadiran Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di NTB, Selasa (13/10/2026) besok siang.

Kedua pejabat yang juga kader dan Ketua Umum DPP PAN itu dijadwalkan menghadiri agenda konsolidasi partai yang akan berlangsung di Lesehan Ceker, jalur menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah.

Muazzim menyampaikan informasi tersebut pada Senin (12/10/2026), seusai menggelar sosialisasi di Mataram. Ia mengatakan, agenda konsolidasi itu juga menjadi momentum penyampaian sejumlah hal terkait program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Besok akan hadir juga Menteri Perdagangan, Menko Pangan, jam 11,” kata Muazzim.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda internal partai, tetapi juga berpotensi menjadi forum penyampaian informasi mengenai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan sektor perdagangan dan ketahanan pangan.

Muazzim mengatakan, Ketua Umum PAN juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh awak media di NTB untuk menghadiri agenda itu karena akan ada sejumlah hal yang disampaikan pimpinan partai.

“Karena ketua umum tadi menyampaikan ke saya, tolong undang seluruh media. Berarti ada hal penting yang mau beliau sampaikan besok,” ujarnya.

Konsolidasi dan Agenda Pemerintah

Muazzim menjelaskan, rangkaian kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda perjalanan pimpinan partai dari Solo menuju Lombok, NTB, sebelum melanjutkan kegiatan ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia juga menyebutkan bahwa pertemuan di NTB akan menjadi kesempatan untuk membahas konsolidasi organisasi sekaligus menyampaikan perkembangan program pemerintah kepada jajaran partai dan masyarakat.

Terkait mekanisme kegiatan, Muazzim menjelaskan bahwa agenda tersebut tidak memerlukan prosesi pelantikan tersendiri. Keputusan mengenai hal yang dimaksud dapat langsung ditetapkan.

“Jadi nggak perlu pelantikan, langsung diputuskan saja,” katanya. (Iba)