Beranda Politik Muswil DPW PKS NTB, Semangat Baru Bergerak Untuk Rakyat

Muswil DPW PKS NTB, Semangat Baru Bergerak Untuk Rakyat

14
0
Muswil PKS akan mendorong Kadernya sebagai Gubernur akan datang


MATARAM, LOMBOK FOKUS
| Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) telah melaksanakan Musyawarah Wilayah Nasional (Muswil) pada Minggu, (27/12) kemarin. Pada Muswil yang digelar secara virtual tersebut juga dilakukan pembentukan kepemimpinan baru di tingkat wilayah. Untuk NTB, Yek Agil Al-Hadar terpilih sebagai ketua. 

Seteleah terpilih Yek Agil mengemukakan beberapa hal terkait musyawarah yang telah di lakukan dan PRnya kedepan sebagai ketua wilayah. 
“Satu hal yang perlu di ketahui bahwa Gen-nya PKS itu adalah pelayanan. Oleh karena itu, pada musyawarah nasional PKS yang dilaksanakan kemarin, diperkuat lagi bahwa tagline kita adalah bersama melayani rakyat. Nah tentu dengan tagline yang kita sebut bersama melayani rakyat, maka sekali lagi sebagai pengurus dan kader PKS maka dalam seluruh operasi partai ini agar tidak jauh-jauh daripada pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya saat konferensi pers kemarin di kantor DPW PKS NTB. 
“Oleh karena itu, eh di samping tadi bersama rakyat, kami juga mempertegas, ya. Eh, bahwa kami adalah PKS pelayan rakyat. Dan itu kami sudah membuka diri sebagai PKS pelayanan rakyat, maka tentu kita berharap agar rakyat masyarakat itu menjadikan PKS sebagai sahabat, menjadikan PKS sebagai kawan, menjadikan PKS sebagai mmm saudara. Yang artinya dengan kedekatan-kedekatan emosional itu kita harap bahwa nanti ke depan partai politik itu tidak ada jarak antara partai politik dengan masyarakat. Nah tentu dengan tidak ada jaraknya antara partai politik dengan masyarakat atau dalam kata lain antara pemim dengan rakyat ini, maka insyaallah di sana akan terjadi kolaborasi dalam rangka untuk menye, menyelesaikan permasalahan bangsa, menyelesaikan permasalahan Nusa Tenggara Barat pada khususnya, yang semakin hari semakin komplek,” terangnya.
Tentu atas itu langkah yang pertama yang akan iya lakukan ke depan adalah konsolidasi terhadap pengurusannya. Karena yang dilantik ini adalah DPTW, dewan pimpinan tingkat wilayah, sementara seminggu ke depan akan merampungkan kepengurusan DPW.
Yek Agil menambahkan bahwa putusan DPW nanti adalah seterusnya menjadi kewenangan DPW, untuk menyusun ketua-ketua bidang sekaligus struktur-struktur yang ada di dalamnya. Dirinya berharap nanti DPD yang ada di masing-masing kabupaten kota untuk merampungkan kepengurusan dan di butuhkan waktu juga sekitar dua minggu untuk menyelesaikan itu dan akan melaksanakan program musyawarah kerja, wilayah kerja di tingkat daerah untuk membuat program-program kerja yang akan aplikasikan selama lima tahun ke depannya.
Sementara terkait dengan apa yang disampaikan tentang inflasi dan Pilkada ketua DPW PKS NTB menyadari bahwa memang target Pilkada pada periode kali ini yang sebagaimana diamanahkan oleh DPP kemarin yang minimal memenangkan enam puluh persen Pilkada, tapi kita hanya bisa memenangkan tiga daripada tujuh kabupaten kota yang melakukan Pilkada.
“Ini akan menjadi operasi terbersama di mana titik kekurangannya kita akan memperbaiki. merasa ini tidak menjadi suatu hal yang akan mengganjal bagi PKS, ya untuk merebut kepemimpinan di masa akan datang,” terangnya. 
Agil juga memaparkan untuk kedepan akan kembali memasang kadernya sebagai Gubernur. 
“Jadi kalau secara kalkulasi-kalkulasi politik ini yang pertama kita di pilkada provinsi yangakan datang insya Allah kita akan  mencalonkan kembali kader kita sebagai Gubernur di pilkada Nusa Tenggara Barat, itu target,” paparnya. 
“Sementara untuk kedepan kita, kemudian pencapaian-pencapaian politik yang kita raih pada periode kali ini adalah kita ingin mendapatkan kursi 12% daripada kursi DPR Provinsi NTB, yang itu setara dengan 10 kursi. Dan itu sudah menjadi amanah yang diberikan kepada kami kepengurusan yang sekarang.”
Sementara terkait logo baru partai PKS ketua terpilih DPW PKS NTB mengungkapkan bahwa ini semangat baru, warnanya juga warna orange menunjukkan  kecerahan dan sebagainya.
“Jadi Mengapa kami mengganti logo baru, itu karena kita ingin membagi semangat baru, kita ingin meninggalkan beberapa kita Katakanlah bahwa kemarin ada beberapa oknum di PKS yang mendirikan partai baru. Kita ingin membuat semacam memutus tali, tali kita Katakanlah mata rantai kecil itu kemudian kita kembali melangkah dengan logo yang baru semangat yang baru demikian ada perubahan di dalamnya,” tutupnya. (rif)
www.lombokfokus.com

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings