Beranda Breaking News Ungkap mafia tanah di Gili Sudak libatkan pejabat Lobar, Polda NTB diapresiasi

Ungkap mafia tanah di Gili Sudak libatkan pejabat Lobar, Polda NTB diapresiasi

326
0
Sejumlah penasehat Hukum Debora Sutanto pemilik tanah di Gili Sudak Sekotong Lombok Barat usai menyambangi Mapolda NTB Jumat kemarin

Mataram (Detikntbcom),- Polda NTB kembali mengungkap kasus penipuan dan penjualan tanah berlokasi di Gili Sudak Sekotong Lombok Barat sebanyak 9.848 M2 dari 6,37 Ha keseluruhan tanah yang menjadi obyek sengketa tersebut setelah sebelumnya mengungkap juga kasus tanah melihatkan oknum akta notaris di Lombok Tengah.

Dari pengungkapan kasus tersebut dua orang sudah ditetapkan tersangka, salah satunya ASN yakni mantan Kabid di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Barat yaitu LS (49) dan MM (59) warga Lombok Barat yang mengkalim punya lahan tersebut.

Modusnya, LS sebagai salah satu pejabat Pemda Lombok Barat, diminta oleh MM untuk mengubah PBB dan SPPT dari milik Debora Sutanto menggabungkannya dengan tanah 6,37 Ha.

Atas perbuatannya tersebut LM dan MM ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTB dan segera akan ditahan. Surat pemanggilan sebagai tersangka sudah disampaikan ke kedua tersangka.

Panit I Subdit II Ditreskrimmum Polda NTB Ipda Rusdin saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat (4/6) kemarin

“Ya betul sudah ditetapkan tersangka dua orang,” kata Dirreskrimmum Polda NTB, Hari Brata melalui Panit I Subdit II Ipda Rusdin saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat (4/6) kemarin.

Dari hasil gelar perkara, jelas Hari, kedua tersangka terindikasi melakukan pemufakatan jahat yakni mengklaim tanah milik orang lain dengan modus penerbitan SPPT ganda atas lahan tersebut.

Atas penetapan tersebut, penasehat hukum pemilik tanah Debora Sutanto yakni Hendra Prawira Sanjaya didampingi Ery Kertanegara, Choirul dan kawan-kawannya bersama rekannya mengapresiasi Kapolda NTB serta jajaran Ditreskrimmum.

Ery menilai Polda NTB khususnya Dirkrimmum Hari Brata telah bekerja maksimal dan transparan atas penyidikan dan penyelidikan atas kasus pemalsuan dokumen tersebut.

“Kami sangat apresiased atas kinerja Polda NTB khususnya pak Dirkrimmum Polda NTB bapak Hari Brata. Kami sangat bangga kepada jajaran Polda NTB,” ujarnya berdialog dengan jajaran Ditreskrimmum Polda NTB. (Iba)

Iklan TOI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here