Pemprov didorong dongkrak PAD NTB

Anggota Komisi I DPRD NTB Raihan Anwar.

Mataram (Detikntbcom) – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat Raihan Anwar menyarankan beberapa hal. Ini berkaitan dengan upaya percepatan pemulihan ekonomi daerah. Dimana kata dia, sebelumnya Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB sendiri telah memberikan beberapa rekomendasi terkait hal tersebut.

Secara teknisnya, antara lain melakukan proses addendum terhadap seluruh kontrak kerjasama terkait pemanfaatan aset di bawah tahun 2000.

Karena saat ini, kata politisi NasDem tersebut, daerah dinilai sangat membutuhkan dana segar dari kontrak baru.

“Saat ini daerah sangat membutuhkan dana segera dari kontrak-kontrak baru itu,” ujarnya, Kamis 14 Juli 2022 di Mataram.

Adapun langkah strategis berikutnya, sambung Raihan Anwar, yakni dengan memaksimalkan pengelolaan terhadap potensi pendapatan lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Terutama dari komponen hasil pemanfaatan barang milik daerah, seperti kawasan Gili Trawangan, agar pengelolaannya ditawarkan ke beberapa pihak melalui mekanisme beauty contest,” tuturnya.

Sedangkan untuk aset yang dinilai sudah tidak produktif atau mangkrak, pihak Banggar DPRD untuk dipertimbangkan dilepas.

“Dipertimbangkan untuk dilepas,” saran Wakil Rakyat di Udayana jebolan asal Daerah Pemilihan (Dapil) VI Dompu, Bima dan Kota Bima tersebut. (Iba)