Detikntbcom – Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda mengapresiasi langkah Gubernur NTB yang telah melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Abul Chair pada Kamis, 9 April 2206 lalu.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi pemerintahan daerah sekaligus memperbaiki tata kelola birokrasi dan keuangan di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Isvie mengatakan, Abul Chair dinilai memiliki pengalaman yang kuat, terutama dengan latar belakang sebelumnya sebagai pejabat di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.
Pengalaman tersebut diyakini dapat membantu meningkatkan manajemen pemerintahan serta memperkuat sinergi antara eksekutif dan DPRD.
“Kita memberikan apresiasi kepada gubernur yang sudah melantik Sekda. Harapan kita Sekda yang baru ini bisa menjalankan tugas dengan baik, memperkuat koordinasi, dan bisa bekerja sama dengan DPRD,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026 di Mataram.
Menurutnya, tantangan fiskal daerah saat ini semakin berat, terutama dengan menurunnya dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru guna memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).
Ia menilai, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan berbagai potensi yang belum tergarap maksimal, termasuk pengelolaan aset daerah. Salah satu potensi yang disebut memiliki kontribusi besar adalah kawasan Gili yang dinilai dapat menjadi sumber pendapatan signifikan bagi daerah.
Selain itu, sejumlah aset lain seperti kawasan wisata, ruang seni, serta aset pemerintah yang tersebar di beberapa kabupaten juga dinilai perlu segera ditertibkan dan dievaluasi. Langkah tersebut penting agar aset daerah dapat dikelola secara produktif dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
“Berbagai akses yang kita miliki harus ditingkatkan untuk memperoleh pendapatan. Aset-aset daerah yang belum optimal harus segera ditertibkan dan dievaluasi supaya bisa memberikan kontribusi tambahan terhadap PAD,” katanya.
Isvie juga menegaskan bahwa penunjukan Sekda merupakan bagian dari kebijakan yang harus dihormati. Oleh karena itu, pihaknya meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada Sekda yang baru untuk bekerja dan menunjukkan kinerja terbaiknya.
Ia menambahkan, komposisi birokrasi yang ada saat ini dinilai sudah cukup baik dan perlu diberi waktu untuk membuktikan kinerja dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan serta memperkuat kondisi fiskal daerah.
“Kita beri waktu mereka bekerja dengan baik. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana meningkatkan manajemen pemerintahan dan mencari sumber-sumber pendapatan baru untuk daerah,” tegasnya. (Iba)












