Bandel! Dua Kali Abaikan Panggilan Gerindra NTB, Bupati Dompu Kini Dilapor ke DPP

Aksi jilid II dari Pedang NTB di depan kantor Gerindra NTB, Selasa 7 April 2026. Aksi tersebut mendesak Gerindra NTB untuk memeriksa Bupati Dompu diduga skandal amoral. (Iba)
Aksi jilid II dari Pedang NTB di depan kantor Gerindra NTB, Selasa 7 April 2026. Aksi tersebut mendesak Gerindra NTB untuk memeriksa Bupati Dompu diduga skandal amoral. (Iba)

Detikntbcom – Sikap Bupati Dompu Bambang Firdaus, yang juga Ketua DPC Gerindra Dompu, kembali memantik kemarahan internal partai. Untuk kedua kalinya, ia mangkir dari panggilan resmi DPD Gerindra NTB terkait dugaan skandal amoral perselingkuhan dengan istri orang.

Ketidakhadiran tersebut membuat Gerindra NTB tak lagi bersikap lunak. Langkah tegas langsung diambil. persoalan ini resmi dilaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra di Jakarta.

Kepala Sekretariat DPD Gerindra NTB, Tambih, mengungkapkan bahwa ketidakhadiran Bambang Firdaus dalam panggilan kedua hari ini tidak disertai alasan yang jelas.

“Yang bersangkutan datang hari ini. Karena itu, Pak Sekretaris sudah berangkat ke Jakarta untuk melaporkan hal ini ke DPP,” tegas Tambih saat ditemui di kantor Gerindra NTB, Selasa (7/4/2026) di Mataram.

Senada, Ketua OKK DPD Gerindra NTB, Sudirsah Sujanto, membenarkan bahwa Sekretaris Gerindra NTB, Nauvar Furqony Farinduan, saat ini tengah berada di Jakarta untuk menyampaikan langsung persoalan tersebut ke elite pusat partai.

“Pak Varin sedang di Jakarta hari ini (melaporkan Ketua DPC Gerindra Dompu),” ungkap Sudirsah melalui sambungan telepon.

Sudirsah akan berusaha kembali menghubungi kadernya yang menjadi Bupati Dompu itu untuk memastikan kehadirannya untuk dimintai klarifikasi. “Nanti saya akan menghubungi kembali beliau,” tegasnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Gerindra NTB Nauvar Furqoni Farinduan membenarkan telah melaporkan Ketua DPC Dompu Bambang Firdaus ke DPP Gerindra hari ini. “Saya barusan keluar dari kantor DPP Gerindra melaporkan persoalan Bupati Dompu di DPP,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD NTB itu.

Mantan Calon Bupati Lombok Barat itu menjelaskan, yang dilaporkan kepada DPP Gerindra adalah meminta waktu kepada DPP untuk memanggil ulang Ketua DPC Dompu yang akan dijadwalkan pekan depan.

“Setelah saya berada di NTB saya akan segera melaporkan hal itu ke pak Ketua DPD Gerindra NTB. Insya Allah pekan depan akan dipanggil kembali Ketua DPC Dompu baru nanti hasilnya akan kami lapor balik ke DPP,” bebernya.

Sebelumnya, DPD Gerindra NTB telah melayangkan surat undangan klarifikasi kepada yang bersangkutan, namun diabaikan.

Meski sempat beredar alasan kesibukan, sikap tersebut justru dinilai semakin memperkeruh situasi dan memperbesar tekanan publik.

Di sisi lain, gelombang protes tak kunjung reda. Aksi demonstrasi jilid II yang digelar oleh PEDANG NTB di depan kantor Gerindra NTB hari ini menjadi bukti bahwa publik tidak tinggal diam.

Massa mendesak partai segera mengambil tindakan tegas terhadap Bambang Firdaus atas dugaan skandal yang dinilai mencoreng moral dan integritas jabatan publik.

Kini, bola panas sepenuhnya berada di tangan DPP Gerindra. Dengan laporan yang sudah masuk dan tekanan publik yang kian membesar, nasib politik Bambang Firdaus berada di ujung tanduk. (Iba)