Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako

Bank NTB Syariah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran di kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. (Iba)
Bank NTB Syariah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran di kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. (Iba)

Detikntbcom — Bank NTB Syariah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak kebakaran di kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Bantuan tanggap darurat yang disalurkan berupa pasokan air bersih dan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa penanganan bencana.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi jaringan operasional Bank NTB Syariah di wilayah setempat, yakni Kantor Cabang (KC) Praya dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pujut. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang terdampak dan berada di lokasi pengungsian.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Adat Sade. Ia menegaskan, Bank NTB Syariah berkomitmen hadir bersama masyarakat, terutama dalam situasi darurat akibat bencana.

“Atas nama manajemen dan seluruh insan Bank NTB Syariah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Adat Sade. Sebagai bentuk kepedulian sosial, kami langsung bergerak menyalurkan bantuan pasokan air bersih dan paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak di pengungsian,” ujar Nazaruddin, Senin 24 Agustus 2026.

Menurut dia, bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi KC Praya dan KCP Pujut sebagai unit kerja terdekat dengan lokasi bencana. Bank NTB Syariah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serta tokoh masyarakat setempat untuk mendukung penanganan kondisi darurat.

“Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah serta tokoh masyarakat setempat agar penanganan darurat dan proses pemulihan kawasan Sade dapat berlangsung dengan baik,” katanya. (Iba)