Dampak Banjir di Wera-Ambalawali Bima 2 Orang Meninggal, 7 Orang Dinyatakan Hilang

Salah satu dari tiga jembatan yang terputus akibat hujan deras mengguyur sejumlah desa di Kecamatan Wera dan Ambalawi Kabupaten Bima, Minggu 2 Februari kemarin. (Iba/Ist)
Salah satu dari tiga jembatan yang terputus akibat hujan deras mengguyur sejumlah desa di Kecamatan Wera dan Ambalawi Kabupaten Bima, Minggu 2 Februari kemarin. (Iba/Ist)

Detikntbcom – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara (BPBD NTB) Ahmadi membeberkan setidaknya ada 6 desa terendam banjir di Kecamatan Wera dan Kecamatan Ambalawi Bima saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Minggu, 2 Februari 2025 kemarin.

“Banjir terjang, Desa Nanga Wera, Desa Wora, Desa Nunggi (Tanah Longsor). Di Kecamatan Ambalawi ada Desa Mawi, Desa Nipa dan Desa Talapiti,” kata Ahmadi.

Ahmadi mengatakan penyebab utama banjir di Bima akibat air yang tidak bisa terbendung dari arah pegunungan yang membawa material kayu dan batu meluap ke Pemukiman Warga dan jalan raya yang berada di Desa Nanga Wera dengan ketinggian air sekitar 1 meter.

“Korban meninggal sementara 2 orang meninggal dari Desa Wora dan Desa Nunggi,” kata Ahmadi.

Ada pun jumlah korban hilang sementara 7 orang. Di antaranya 6 orang Desa Nanga Wera dan 1 orang dari Desa Wora.

“Jumlah kerusakan 12 unit rumah, 7 unit rumah panggung hanyut dan 5 unit rumah rusak ringan. Fasilitas pendidikan masih proses pendataan,” katanya.

Dampak kerusakan lainnya terdapat 3 unit jembatan terputus. Adapun lokasi jembatan yang longsor yakni Jembatan jalur Kolo, Jembatan Sapui dan Jembatan Ujung Kalate (Penghubung Kota Bima-Ambalawi), Jembatan Tololai (Penghubung Wera-Ambalawi).

Ada pun, kebutuhan mendesak warga seperti makanan siap saji, air mineral, beras, terpal dan perbaikan rumah. “Kami menghimbau kepada masyarakat, saat ini wilayah

NTB tengah memasuki puncak musim hujan. Adanya potensi hujan yang cukup signifikan pada 10 hari mendatang, masyarakat dihimbau agar berhati-hati,” katanya.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu 2 Februari 2025 termasuk di Kecamatan Wera, akibat hujan deras tersebut mengakibatkan terjadinya banjir bandang. (Iba)