Seluruh Kepala OPD Pemprov NTB Ikuti Retret Selama 3 Hari di Korem 162/Wira Bhakti

Seluruh Kepala OPD mengikuti retret selama 3 hari di Korem 162/WB. (Iba)
Seluruh Kepala OPD mengikuti retret selama 3 hari di Korem 162/WB. (Iba)

Detikntbcom – Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti kegiatan retret yang akan digelar di Korem 162/Wira Bhakti pada 28–30 November 2025.

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa kepemimpinan NTB ke depan harus ditopang oleh tim birokrasi yang solid, kompak, dan memiliki kesamaan visi. Karena itu, kegiatan retret ini dinilai penting untuk mempererat hubungan emosional sekaligus meningkatkan koordinasi antarpimpinan OPD.

“Perlu ada waktu yang kita sediakan secara khusus untuk mempererat hubungan antaranggota tim dan menyelaraskan visi ke depan. Ini lebih kepada membangun kekompakan tim dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejatinya merupakan team building, meskipun dikemas dalam bentuk retret. Menurutnya, salah satu persoalan utama dalam birokrasi pemerintahan adalah lemahnya koordinasi lintas bidang.

“Ini team building sebetulnya, supaya terbiasa bekerja dalam satu tim. Kita akui bahwa di birokrasi pemerintahan salah satu problemnya adalah koordinasi antarbidang. Jadi ini lebih ke team building. Kalau bahasanya retret, tapi kami biasa menyebutnya team building,” jelasnya.

Lebih lanjut, Miq Iqbal menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun soliditas dan mempermudah koordinasi antarpimpinan OPD, mengingat kompleksitas persoalan yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah.

“Supaya lebih solid, koordinasinya lebih mudah antarbidang. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri menyelesaikan persoalan yang ada. Semua ini kompleks dan wajahnya multidimensi,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal kembali menegaskan arah kebijakan Pemerintahan Iqbal–Dinda yang berfokus pada triple agenda sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

“Dari awal saya sudah sampaikan, ada triple agenda yang menjadi fokus kita bersama, yaitu pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata. Jadi semua OPD ini sejatinya adalah OPD triple agenda, yang mengerucut pada tiga isu besar tersebut,” imbuhnya.

Terkait narasumber, Miq Iqbal memastikan tidak ada pembicara khusus yang didatangkan dari pusat. Namun demikian, ia menyebutkan kemungkinan kehadiran lembaga penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung.

“Tidak ada pembicara dari pusat. Ini internal saja, tapi mungkin ada KPK dan Kejagung. Mereka kan memang sering datang ke sini,” katanya.

Sebagai informasi, kegiatan retret kepala OPD Pemprov NTB ini akan berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 November 2025, bertempat di Korem 162/Wira Bhakti.