Momentum HUT NTB, RS Mutiara Sukma Hadir Lebih Inklusif dan Humanis

Gedung RS Mutiara Sukma. (Ibs/Ist)
Gedung RS Mutiara Sukma. (Ibs/Ist)

Detikntbcom – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Provinsi NTB akan meresmikan dua langkah strategis di sektor layanan kesehatan. Salah satunya adalah perubahan nama Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma menjadi Rumah Sakit Mutiara Sukma.

Direktur RS Mutiara Sukma, Wiwin Nurhasida, mengatakan proses perubahan nama tersebut saat ini masih dalam tahap administrasi dan ditargetkan rampung sebelum 17 Desember 2025.

“Ada dua hal yang akan diresmikan. Pertama, perubahan nama dari Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma menjadi Rumah Sakit Mutiara Sukma. Harapannya pada tanggal 17 Desember seluruh proses administrasi sudah selesai,” ujar Wiwin di Mataram, Rabu 10 Desember 2025.

Ia menjelaskan, perubahan nama tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, yang mengamanatkan tidak adanya lagi rumah sakit khusus, melainkan rumah sakit dengan layanan unggulan tertentu.

“Karena itu kami harus beradaptasi dengan perubahan regulasi. Kami juga telah meminta izin kepada Bapak Gubernur untuk mulai mensosialisasikan penggunaan nama Rumah Sakit Mutiara Sukma,” jelasnya.

Selain menyesuaikan regulasi, perubahan nama ini juga bertujuan untuk mengubah stigma di masyarakat. Menurut Wiwin, istilah rumah sakit jiwa selama ini masih kerap menimbulkan persepsi negatif.

“Kami ingin mengubah stigma tersebut. Walaupun layanan unggulan kami tetap kesehatan jiwa, namun rumah sakit ini terbuka dan inklusif bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Selain perubahan nama, RS Mutiara Sukma juga akan meresmikan Gedung Rehabilitasi Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza). Gedung baru tersebut akan menambah kapasitas layanan rehabilitasi medik dengan 45 tempat tidur.

“Gedung rehabilitasi Napza ini akan menambah 45 bed untuk pelayanan rehabilitasi medik dan InsyaAllah akan diresmikan pada 17 Desember bertepatan dengan HUT NTB,” tambahnya.

Wiwin berharap, melalui dua peresmian tersebut, RS Mutiara Sukma dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, humanis, dan menjangkau kebutuhan masyarakat NTB secara lebih luas.