Detikntbcom – Menyikapi cuaca yang tidak menentu serta banjir yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan beberapa provinsi lain, Anggota DPR RI Mori Hanafi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan aktif memantau informasi cuaca dari sumber resmi.
Menurut Mori, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah beberapa kali menyampaikan prediksi curah hujan tinggi dan potensi cuaca ekstrem. Namun, informasi tersebut harus ditindaklanjuti dengan langkah-langkah preventif yang nyata di lapangan.
“Di NTB, kita melihat cukup banyak daerah yang terdampak banjir. Padahal, sebagian kondisi hujan ini sudah diprediksi oleh BMKG. Artinya, ketika informasi sudah ada, paling tidak harus diikuti dengan tindakan preventif, baik oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait, agar risiko bisa diminimalkan,” ujar Mori, Kamis (22/1/2026) melaui siaran pers diterima.
Ia menekankan pentingnya upaya pencegahan seperti pembersihan saluran drainase, pengaturan aliran air, peningkatan kesiapsiagaan aparat, serta penyebaran informasi peringatan dini kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.
Mori juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan cuaca ekstrem dan segera mengambil langkah antisipatif, termasuk mengamankan barang-barang berharga serta menghindari aktivitas di daerah berisiko saat hujan lebat.
“Mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan kesiapsiagaan bersama, dampak bencana akibat cuaca ekstrem dapat ditekan,” tegasnya.
Sebagai wakil rakyat, Mori Hanafi berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang berpotensi meningkat akibat perubahan iklim. (Iba)












