Mori Hanafi Pastikan Pelabuhan Kilo Dompu Kembali Masuk Program Nasional, Pembangunan Segera Dimulai

Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi. (Iba/Ist)
Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi. (Iba/Ist)

Detikntbcom – Rencana pembangunan pelabuhan di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu kembali mendapat kepastian setelah sebelumnya sempat dihapus dari program pembangunan nasional pada tahun 2025 lalu.

Anggota DPR RI Komisi V, Mori Hanafi mengungkapkan bahwa proyek pembangunan pelabuhan tersebut sempat dicoret dari daftar program Kementerian Perhubungan. Namun, setelah adanya dorongan dari pihaknya di Komisi V DPR RI, proyek tersebut akhirnya kembali dimasukkan ke dalam program pembangunan pemerintah pusat.

“Pelabuhan di Kilo ini sempat dihilangkan dari program oleh Kementerian Perhubungan. Berkat dorongan dan permintaan kami di Komisi V DPR RI, akhirnya proyek ini kembali dimasukkan dan insya Allah proses pembangunannya akan dimulai dalam waktu dekat,” ujar Mori dari Dapil NTB I itu, Sabtu 7 Maret 2026.

Ia berharap pembangunan pelabuhan tersebut dapat berjalan lancar sehingga bisa selesai pada tahun ini. Kehadiran pelabuhan itu diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Dompu dan sekitarnya.

Mori juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar proses pembangunan berjalan tanpa hambatan hingga selesai sesuai target.

Selain itu, ia meminta dukungan dari pemerintah daerah agar segera menyiapkan berbagai fasilitas pendukung yang menjadi kewenangan daerah.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar pelabuhan ini bisa selesai tahun ini. Kami juga berharap fasilitas pendukung yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten Dompu segera diperbaiki dan dibenahi,” katanya.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur penunjang sangat penting agar ketika pelabuhan tersebut mulai beroperasi, seluruh sistem pendukung telah siap sehingga operasionalnya dapat berjalan secara optimal.

Jika seluruh infrastruktur dapat disiapkan dengan baik, pelabuhan di Kecamatan Kilo diharapkan mampu menjadi pintu masuk baru yang memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dompu. (Iba)