80 Insan Basket Ikuti Penataran Nasional di Lombok, Perbasi Tekankan Profesionalisme SDM

Ketua PERBASI NTB Mohammad Solahuddin bersama para peserta penataran Nasional SDM PERBASI Wilayah NTB, Kamis 27 Agustus 2026 di Hotel Golden Palace
Ketua PERBASI NTB Mohammad Solahuddin bersama para peserta penataran Nasional SDM PERBASI Wilayah NTB, Kamis 27 Agustus 2026 di Hotel Golden Palace

Detikntbcom — Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) terus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) bola basket di seluruh Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui Penataran Nasional SDM Wilayah NTB yang digelar di Hotel Lombok Garden, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme SDM Bola Basket Indonesia” tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum Perbasi Zona Wilayah Indonesia Timur sekaligus Ketua Perbasi NTB, Mohammad Solahuddin.

Penataran ini diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah peserta datang dari luar NTB, di antaranya Jawa Timur dan Bali.

Dalam sambutannya, Mohammad Solahuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir di Lombok untuk mengikuti agenda peningkatan kapasitas SDM bola basket nasional.

“Terima kasih kepada para peserta. Ada sekitar 80 peserta di sini. Terima kasih sudah datang ke Lombok, dari Jawa Timur, dari Bali juga ada. Welcome to Lombok,” ujar Solahuddin.

Ketua PERBASI NTB Mohammad Solahuddin saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara penataran nasional SDM Wilayah Zona NTB dengan 80 peserta, Kamis 27 Agustus 2026 di Hotel Golden Palace Mataram. (Iba)
Ketua PERBASI NTB Mohammad Solahuddin bersama para peserta penataran Nasional SDM PERBASI Wilayah NTB, Kamis 27 Agustus 2026 di Hotel Golden Palace Kota Mataram. (Iba)

Ia mengatakan, NTB memiliki komitmen kuat untuk menjadi salah satu daerah yang aktif dalam pengembangan SDM bola basket. Menurutnya, peningkatan kualitas pelatih dan SDM lainnya merupakan bagian penting dalam membangun prestasi olahraga bola basket secara berkelanjutan.

Solahuddin mengungkapkan, sejak dirinya dilantik pada 2022, berbagai kegiatan pelatihan SDM secara rutin digelar di NTB. Program tersebut menghadirkan sejumlah pelatih dan pemateri dari berbagai daerah.

“Setiap tahun saya membuat pelatihan. Kita ingin NTB menjadi salah satu daerah yang paling aktif dalam mengadakan pelatihan SDM,” katanya.

Ia menegaskan, pengembangan SDM tidak boleh hanya berpusat di Pulau Jawa. Karena itu, agenda penataran nasional mulai diarahkan ke berbagai daerah di luar Jawa untuk menciptakan pemerataan kesempatan bagi insan bola basket dalam meningkatkan kompetensinya.

Menurut Solahuddin, kebijakan tersebut sejalan dengan visi dan misi Ketua Umum Perbasi yang menempatkan pengembangan SDM sebagai salah satu fokus utama organisasi.

“Partai SDM ini di beberapa kota memang bukan hanya Jawa sentris. Kita mau yang non-Jawa juga. Jadi mulai diaktifkan,” ujarnya.

Ia menilai, selama ini berbagai kegiatan pengembangan SDM bola basket nasional masih banyak berlangsung di kota-kota Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Surabaya dan Semarang. Ke depan, pola tersebut diharapkan berubah dengan memperluas pelaksanaan kegiatan ke wilayah Indonesia lainnya.

“Jangan hanya di Jawa. Sekarang kita ubah mindset itu. Penataran dan pelatihan SDM harus menyebar ke berbagai kota,” tegasnya.

Solahuddin menyebut, agenda serupa bahkan telah disiapkan untuk sejumlah daerah di kawasan Indonesia Timur. Setelah NTB, kegiatan pengembangan SDM akan kembali digelar di daerah lain, termasuk Mamuju, Ambon dan wilayah Sulawesi Tengah.

“Besok ada lagi di Mamuju, ada lagi di Ambon, mungkin di Poso. Jadi harus bersiap,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti penataran dengan serius dan dapat menyerap seluruh materi yang diberikan. Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM akan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ekosistem bola basket Indonesia yang lebih profesional dan merata.

“Semoga sukses, semoga lancar, dan semoga semuanya lulus,” ujar Solahuddin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan insan bola basket dari berbagai daerah yang telah hadir di Lombok.

Penataran nasional tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta, tetapi juga memperkuat jejaring antar-pengurus, pelatih dan SDM bola basket dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan semakin meratanya program peningkatan kompetensi, Perbasi menargetkan kualitas SDM bola basket nasional dapat tumbuh secara lebih berimbang, sehingga pengembangan prestasi tidak lagi terkonsentrasi di daerah-daerah tertentu saja. (Iba)