DetikNTBCom – Salah satu akun media sosial (Medsos) facebook @Irfan Gani menghebohkan masyarakat Bima dan Dompu dari siang hingga malam ini.
Bagaimana tidak, isi setiap postingan akun yang diduga baru dibuat hari ini, Selasa (5/12) itu menginformasikan kepada masyarakat bahwa seluruh anggotanya akan beraksi melakukan pemanahan pada malam hari ini.
Bahkan dalam satu postingan itu, akun tersebut akan memberikan upah kepada setiap anggotanya yang berhasil mengenai masyarakat baik ibu-ibu bahkan anak-anak akan diberikan upah Rp200 ribu per anggota.
Anggota DPRD NTB Adhar Pangeran mendesak aparat penegak hukum (APH) baik di tingkat Polsek hingga Polda untuk menelusuri akun tersebut.
“Meminta ketegasan aparat kepolisian untuk menelusuri akun penyebar ancaman di Medsos itu,” pinta anggota DPRD dari Dapil Bima dan Dompu itu.
Pihaknya tidak meragukan Polri jika serius menangani dan melacak akun tersebut akan segera diungkap karena kecanggihan alat yang dimiliki Pri itu tidak mungkin tidak mampu mendeteksi.
“Saya meragukan kemampuan alat mereka jika tidak mampu mengungkap akun itu. Saya juga meminta dengan tegas aparat memberikan hukum yang paling berat kepada pemilik akun itu,” katanya.
Pihaknya mengaku kasian kepada masyarakat atas perlakuan dan ancaman yang ditebar oleh pemilik akun itu.
Bahkan ungkap Caleg DPRD NTB dari Partai Gerindra itu, ada masyarakat yaitu seorang perempuan yang menjadi korban dari pemanahan tersebut. “Sekali lagi saya minta kasus ini diatensi segera,” pungkasnya.
Hingga berita ini dipublis, akun tersebut sudah menghapus semua postingan bernada ancaman itu. Bahkan banyak yang mengecam pemilik akun itu meskipun sudah ditutup. (Red)












