Beranda Kabar Desa Bupati Lombok Tengah Launching Lomba Kampung Sehat di Bunjeruk.

Bupati Lombok Tengah Launching Lomba Kampung Sehat di Bunjeruk.

33
0


LOTENG, LOMBOK FOKUS|Bupati Lombok Tengah, M. Suhaili, FT. Melaunching Lomba Kampung Sehat di Desa Bunjeruk Kecamatan Jonggat. Jum’at, (19/6/2020).

Suhaili mengatakan, Lomba Kampung Sehat bisa menjadi terobosan untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Lomba kampung atau desa ini diharapkan dapat memutus mata rantai covid 19, meminimais, menyelamatkan masyarakat dari covid 19 serta mempersiapkan diri untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 atau corona pada kehidupan normal,” harapnya.

Bupati, Suhaili, menyampaikan ada 12 kecamatan yang ada di Lombok Tengah mengikuti lomba kampung sehat. Bupati menjelaskan “SEHAT” dan akan menilai kinerja kepala desa melalui terbaik hingga terjelek.

“Dimana SEHAT bermakna S:steril E:ekonomi produktif H:harmoni/gotong royong A:asri T:tangguh, Acara ini tidak hanya sebagai formalitas saja. Dalam penilaiannya nanti pemerintah Lombok Tengah akan menilai mulai dari desa akan menilai dusunnya,kemudian kecamatan akan menilai dari masing2 desa, begitu seterusnya sampai tingkat kabupaten, bahkan nanti ada tingkat juara zona utara, tengah, dan selatan baru maju ke tingkat kabupaten juara 1,2 dan 3,” terangnya.

Bapak bupati juga mengusulkan selain juara terbaik juga ada juara terjelek, supaya bisa menilai kinerja dari masing-masing kepala desa.

“Launching bermakna satukan pemahaman, arah, harmonika gerak langkah inkhtiar kita bersma dalam memutus mata rantai covid 19 dan mempersiapkan masyarakat untuk membiasakan diri untuk tetap hidup sehat dengan mencici tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak,” jelasnya.

Acara pembukaan lomba kampung sehat di buka dengan pemukulan gong sebanyak 5 kali oleh bapak bupati lombok tengah.
Dalam wawancara dengan teman2 media bapak bupati juga mengartikan NTB ialah Nurut Tatanan Baru, selain itu semua wisata dan kegiatan di lombok tengah akan segera diberlakukan lagi asalkan masyarakat sudah disiplin dan akan dilatih untuk mengikuti protokol keamanan covid 19.

Kapolda juga siap mengkawal acara tersebut yg nantinya tidak hanya melibatkan kapolda saja akan tetapi juga dari pihak TNI, Pemda, DPR, Akademisi, politik guna untuk memberi masukan terkait acara yg akan dilaksanakan.

Selain itu untuk sosialisasinya akan dilaksana selama 20 hari dan penjurian selama 5 hari. Yang nantinya diharapkan pada tgl 17 agustus sudah ada juara 1,2,3 di tingkat kabupaten dan pada tanggal 1 Oktober sudah ada juara di tingkat provinsi.

www.lombokfokus.com
Iklan TOI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here