Beranda Uncategorized TGH. Ibnu Kholil Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Lombok Timur.

TGH. Ibnu Kholil Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Lombok Timur.

10
0

LOTIM | Ratusan orang Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Pemuda Desa mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara; UUD Tahun 1945; Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR; NKRI Sebagai Bentuk Negara; Dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara; dibahas secara jelas dalam sosialisasi ini.

Menjadi Pembicara pada acara tersebut adalah TGH. Ibnu Kholil, S.Ag, M.Pd Anggota DPD-RI Dapil NTB selaku penggagas acara dan Dr. H. Nazar Na’amy, M.Si (Sekretaris Kopertais XIV UIN Mataram). Sabtu (20/06/2020)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Midang Desa Suradadi Lombok Timur NTB dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker dan social distancing.

Acara di awali dengan pembukaan dan sambutan dari Pemerintah Desa. Mewakili Pemerintah Desa Ramdan S.Pd dalam sambutannya mengungkapkan mengapresiasi kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini.

” atas nama Pemerintah Desa, kami mengapresiasi  acara sosialisasi ini, yang sudah lama kami nantikan sebagai bekal masyarakat kami dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Terutama pemuda sebagai elemen penting dalam menumbuh kembangkan semangat berbangsa dan bernegara kepada masyarakat”. Ungkapnya

Terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini merupakan kerjasama Pemerintah Desa dengan DPD-RI Dapil NTB dengan tujuan agar masyarakat mampu mengamalkan dan menjaga empat pilar kebangsaan serta meneruskannya kepada masyarakat sekitar.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Bapak DPD-RI Dapil NTB kita atas kesediaannya dalam memberikan materi empat pilar kebangsaan ini, dan memilih tempat kami. sebelumnya tidak pernah ada kegiatan seperti ini. Semoga ini awal yang baik”. Tambah Ramdan S.Pd

Peserta Yang hadir dalam sosialisasi tersebut merupakan perwakilan dari pemuda Desa setempat, Tokoh masyarakat, dan tokoh agama dari berbagai desa diantaranya : Desa suradadi, Desa Terara, Desa Santong, Desa Selagik

Sementara TGH. Ibnu Kholil, S.Ag, M.Pd Anggota DPD-RI Dapil NTB dalam sambutan sekaligus materinya menguraikan Empat Pilar MPR RI disosialisasikan kepada seluruh Rakyat Indonesia berdasarkan amanat pasal 5 huruf a dan huruf b, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ditugasi untuk memasyarakatkan Ketetapan MPR, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

“Selaku Anggota DPD-RI yang juga bagian dari MPR-RI maka saya berkewajiban dalam mensosialisasikan empat pilar kebangsaan yakni PANCASILA, UUD 1945, NKRI, DAN BHINEKA TUNGGAL IKA”. Jelasnya

Berikutnya, dijelaskan juga bahwa “Tugas kami DPD RI sebagai legislasi, budgeting (penganggaran), supervisi (pengawasan), maka saya turun ke masyarakat untuk mendengar segala aspirasi yang di usulkan masyarakat. Dan akan terus kawal apa yang menjadi aspirasi masyarakat”. Tegas Senator Muda NTB tersebut

Di dalam materinya juga TGH. Ibnu Kholil menjelaskan tentang sejarah Pancasila serta Undang-Undang Dasar. “Memahami Pancasila tidak hanya sekedar sila-silanya saja, tapi juga sejarahnya yang diamanahkan oleh pendiri bangsa terdahulu begitu juga dengan NKRI yang wajib kita jaga dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan berbangsa dan bernegara yang terus diamalkan,” ungkapnya

Di lain kesempatan,  Dr. H. Nazar Na’amy, M.Si juga menyampaikan bahwa “Pancasila adalah hasil karya pendiri bangsa yang tidak perlu diperdebatkan lagi karena tidak ada satupun sila yg bertentangan dan sudah sesuai dengan ajaran islam”. Tegasnya

Tantangan implementasi empat pilar kebangsaan saat ini digencar dari berbagai sisi oleh oknum-oknum yang ingin merusak keutuhan bangsa dan negara yang harus selalu diwaspadai oleh masyarakat
“masyarakat jangan sampai terprovokasi atau terpancing dengan isu-isu/informasi yang dapat memecah belah kesatuan bangsa dan negara. Jangan percaya akan hal itu. Dan juga berhati-hati di dalam menggunakan media sosial yang dapat mempengaruhi kita dalam mengamalkan empat pilar kebangsaan”. Tegas Dosen UIN Mataram tersebut

Berbicara tantangan bangsa dan saat ini, Salah satu upaya dalam menjaga empat pilar kebangsaan ini adalah Menjauhi dan menjaga diri dan keluarga dari faham-faham radikal yang marak saat ini. Terutama mengawasi setiap pergerakan faham radikalisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi mendengarkan aspirasi, harapan dan masukan masyarakat terkait polemik bangsa dan negara saat ini, dan mencari solusi dalam memutus mata rantai pandemi covid-19.

Diujung acara, TGH. Ibnu Kholil bersama masyarakat yang mengikuti acara sosialisasi menegaskan bahwa mereka menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

www.lombokfokus.com

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings