Beranda Uncategorized Terkait Fenomena Referendum Papua, Koordinator Nasional SPI : Pemerintah Harus Tegas Menghadapi...

Terkait Fenomena Referendum Papua, Koordinator Nasional SPI : Pemerintah Harus Tegas Menghadapi ini

10
0
Koordinator Nasional SPI, Dian Sandi Utama. (Ist)


MATARAM
Koordinator Nasional Serikat Pemuda Indonesia (SPI) Dian Sandi Utama menyatakan, mempertahankan papua sebagai bagian dari NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

“Fenomena referendum yang terus digemakan oleh segelintir kelompok di Papua tidak bisa dianggap biasa. Harus disikapi dengan tegas. Segala bentuk upaya disintegrasi bangsa harus dihentikan,” ujarnya, Kamis (3/12/2020).

Dian menyatakan, sejarah Papua adalah sejarah Indonesia. Perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia dari penjajahan Belanda, membentang dari wilayah paling barat yakni Sabang hingga bagian paling timur, Merauke.

“Pemerintah Indonesia harus tegas kalau tidak papua bisa hilang dari peta Indonesia,” ujarnya.

Muhammad Natsir dari SPI menambahkan, wacana Papua ingin merdeka dari Indonesia sebenarnya sudah kerap didengar. Namun hal yang terjadi pada 1 Desember 2020 kemarin luarbiasa karena ada deklarasi pemerintah sementara.

“Pemerintah harus kuat dan tegas menghadapi ini. Para oknum pendukung kemerdekaan Papua semakin bertambah, Daerah lainya juga mulai suarakan referendum, para influencer membuat situasi politik belakangan ini semakin meresahkan,” ujarnya.

Mereka berdalih bahwa apa yang diimpikan Timor-Timur juga dapat diwujudkan oleh papua dan daerah lainnya. Kondisi ini, kata dia,  sangat mengkhawatirkan dan kita harus bersatu melawan propaganda mereka.

“Kami pemuda Indonesia menyatukan diri dan membentuk Serikat Pemuda Indonesia,  tidak ada satu alasan wilayah manapun boleh memisahkan diri dari NKRI. Sabang-Merauke harga mati,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian pada NKRI, pihaknya mendeklarasikan Serikat Pemuda Indonesia di Tugu Proklamasi pada 7 Desember 2020.

Adapun yang tergabung di dalam SPI ini, berasal dari ormas dan dari berbagai daerah se-Indonesia di antara teman-teman dari HMI, GPII, PMKRI, PRD, IMM, GMNI, GMKI, PMII, Pemuda Muslimin, Serikat Islam, Apjat, BGI, serta unsur dari pemuda dan aktivis mahasiswa.

www.lombokfokus.com

Leave your vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings