Beranda Breaking News Poskesdes Wilamaci disegel warga, bidan desa diminta segera dievaluasi

Poskesdes Wilamaci disegel warga, bidan desa diminta segera dievaluasi

782
0
Tampak Pos Kesehatan Desa disegel warga (Ist)

Kabupaten Bima (Detikntbcom),- Diduga karena tak pernah mendapatkan pelayanan yang layak, Masyarakat Dusun Ngali Desa Wilamaci menyegel Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Desa Wilamaci, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Kamis (1/7) sore kemarin.

Aksi tersebut berawal dari rasa kekecewaan mereka kepada pelayanan bidan Di Desa Wilamaci yang tidak memuaskan.

Pasalnya, Poskesdes sangat jarang buka, bahkan bidan pun sangat jarang masuk kantor. Sementara mereka diwajibkan 24 jam berada (piket) di Poskesdes supaya memudahkan pelayanan kesehatan masyarakat di desa setempat.

“Kami mau berobat susah, soalnya bidan di desa jarang masuk hanya datang Posyandu saja dan pelayanan wanita hamil serta melahirkan. Kantornya pun jarang buka sudah macam sarang hantu Poskesdes ini,” jelas Sadam salah satu tokoh muda desa setempat.

“Kalau mau berobat susah mendapatkan layanan kesehatan, tidak jarang juga warga di sini yang sakit. Karena tidak ada layanan kesehatan jadi tidak ada gunanya juga ada Poskesdes di sini, makannya lebih baik kami segel saja,” sambungnya.

Menurut mantan aktivis HMI Cabang Bima ini, sudah tiga hingga empat bulan terakhir Poskesdes tidak pernah dibuka, sehingga warga sangat kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

“Kami berharap kepada kepala Puskesmas Kecamatan Monta agar segera mengevaluasi kinerja bidan di setiap desa terutama Desa Wilamaci,” harapnya.

Untuk diketahui, Poskesdes adalah upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) yang dibentuk di desa dalam menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa jika merujuk Permenkes 4/2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

Hingga berita ini dipublis, pihak Puskesmas Monta masih dalam upaya konfirmasi. (Iba)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here