Beranda Headline News Sejumlah mahasiswa UIN Mataram meminta pembayaran SPP/UKT diperpanjang

Sejumlah mahasiswa UIN Mataram meminta pembayaran SPP/UKT diperpanjang

441
0
Sejumlah mahasiswa menuntut rektorat UIN Mataram membebaskan UKT mahasiswa (Dok. detikNews.id)

Mataram (Detikntbcom),- Sejumlah mahasiswa Pascasarjana meminta jajaran pimpinan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram untuk memperpanjang pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (SPP/UKT).

Salah satu mahasiswa Pascasarjana UIN Mataram yang tidak mau disebutkan namanya meminta perpanjangan pembayaran SPP/UKT karena kondisi keuangannya yang sangat sulit. Sehingga pihaknya meminta pimpinan kampus khususnya direktur Pascasarjana untuk memberikan kelonggaran pembayaran tersebut.

“Ini pandemi sangat mencekik keuangan keluarga saya. Sehingga saya meminta dengan sangat hormat pihak kampus untuk memperpanjang kembali minimal satu bulan ke depan,” ujarnya saat diwawancara, Rabu (18/8) di Mataram.

Menurutnya, tahun ini keuangan keluarganya benar-benar kolaps. “Jangan karena kami tidak mampu bayar SPP masa depan kami buram pak. Oleh karena itu sekali lagi saya minta dengan hormat untuk kembali memperpanjang masa pembayaran SPP tersebut,” katanya lagi.

Begitupun dengan DZ. Seorang mahasiswi Pascasarjana jurusan Komunikasi Penyiaran Islam juga meminta pihak kampus untuk memperpanjang pembayaran SPP. karena kondisi pandemi Covid 19 belum juga usai. Sehingga mempengaruhi semua sendi kehidupan termasuk ekonomi keluarganya.

Belum lagi katanya, dengan segala peraturan baru yang dibuat oleh pemerintah dari lockdown, PSBB hingga PPKM darurat dan berlevel-level ini hingga berdampak pada ekonominya.

Begitu pula dengan pembayaran SPP di tahun ajaran semester gasal ini. Yang tidak ada perpanjangan waktu dalam pembayaran SPP.

“Saya sangat kecewa dengan pihak kampus jika tidak diperpanjang pembayaran uang kuliah ini. Karena tidak mempertimbangkan nasib kami anak dari kaum buruh yang ingin merubah garis kehidupan kami,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, bahwa orang tuanya adalah seorang buruh kuli bangunan. Tercekik dengan kondisi pendemi ini. Bahkan akibat pandemi ini bapaknya di-PHK. Bahkan bukan hanya keluarganya yang dari kalangan bawah yang terdampak, kalangan menengah ke atas pun merasakan hal yang sama.

“Untuk itu saya dari anak buruh meminta perpanjangan dalam pembayaran uang SPP, mengingat kondisi wilayah kita ini yang masih dalam pemulihan dari pandemi yang mematikan setiap mata air rejeki ibu bapak kami,” pintanya.

Hingga berita ini dipublis, Direktur Pascasarjana UIN Mataram masih dalam upaya konfirmasi.

Untuk diketahui, batas pembayaran SPP/UKT UIN Mataram tahun ajaran 2021-2022 ini jatuh pada tanggal 20 Agustusan 2021. (Oleng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here