Beranda Breaking News Lahan 65 Ha di Gili Trawangan kembali ke ibu pertiwi setelah dikuasai...

Lahan 65 Ha di Gili Trawangan kembali ke ibu pertiwi setelah dikuasai GTI 25 tahun

566
0
Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Sabtu (4/9) di sela kunjungannya di Kabupaten Sumbawa.

Sumbawa (Detikntbcom),- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di bawah kepemimpinan duo doktor Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah melalui Satuan Tugas (Satgas) Investasi Nasional akhirnya memutuskan kontraknya dengan PT Gili Trawangan Indah (GTI) dengan sejumlah pertimbangan yang matang.

Tanah yang sangat berpotensi untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) ratusan miliar per tahun di lokasi pariwisata dunia terletak di Gili Trawangan yang terkenal tersebut diputuskan setelah Pemprov melakukan berbagai kajian yang mendalam.

“Pemerintah pusat yang memutuskan melalui Satgas Investasi Nasional. Dan Satgas Investasi Nasional sangat bagus terobosannya,” ungkap Gubernur NTB, Sabtu (4/9) di sela kunjungannya di Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya, langkah yang diambil Pemprov NTB melakukan pembaharuan ulang kontrak (adendum) dengan PT GTI.

Gubernur mengungkapkan, dari 65 Ha lahan yang dikontrak itu ternyata 60 Ha sudah dibangun sejumlah usaha dan perhotelan dari sejumlah investor lokal serta masyarakat yang mendiami Gili Trawangan. Tersisa hanya lima Ha yang belum digarap.

“Kita usulkan dalam adendum kemarin itu tidak boleh lagi dipakai oleh GTI di lahan 60 Ha karena sudah dipakai oleh masyarakat di sana. Kalau anda mau serius ada tersisa 5 Ha anda garap sendiri supaya GTI-nya senang juga masyarakat lokal tidak terganggu,” terangnya.

“Dua kali rapat dan mereka tidak terima ya wes (kita putus kontraknya),” sambungnya.

Mantan anggota DPR RI tiga periode ini menegaskan, jika pihak perusahaan menggugat keputusan itu maka pihaknya tidak merasa gentar. Karena yang memutuskan adalah pusat.

“Silahkan digugat pak Jokowi sana. Kan yang memutuskan bukan Pemprov kemarin tapi Satgas Investasi. Jika digugat dia harus berhadapan dengan kepolisian, kejaksaan serta Satgas Investasi yang terdiri dari institusi-institusi itu,” tegasnya.

Pihak PT GTI yang dikonfirmasi, hingga berita ini dipublish belum ada tanggapan dan komentar. (Iba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here