KPID NTB gelar anugerah penyiaran 2022, hadiah voucher diberikan hingga Rp1 M

Para pemenang berfoto bersama Ketu KPI Pusat Agung Suprio, Ketua KPID NTB Ajeng Roslinda Motimori serta pihak terkait dalam acara anugerah penyiaran KPID NTB 2022, Kamis (17/2) di Hotel Lombok Raya Kota Mataram.

Mataram (Detikntbcom) – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) menggelar Anugerah Penyiaran KPID NTB tahun 2022 yang digelar di Hotel Lombok Raya Kota Mataram, Kamis (17/2).

Wakil Gubernur NTB dalam sambutannya berharap peran TV dan Radio atau Lembaga Penyiaran Publik semakin terdepan menyampaikan informasi.

gambar Iklan

“TV dan Radio menjadi corong informasi pemerintah dan daerah,” harap Wagub saat memberikan sambutan pada puncak acara Anugerah Penyiaran KPID tahun 2022.

Apalagi menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat, LPP harus mampu mengikuti dengan baik. Untuk bermigrasi dari TV analog ke TV Digital.

“Jadi saya optimis peran TV dan Radio ke depan semakin baik, mencerahkan masyarakat dengan siaran yang sehat dan positif,” kata Wagub.

Sementara Ketua KPI Pusat, Agung Suprio mengatakan bahwa KPID NTB harus selalu menayangkan konten konten positif.

“Termasuk konten-konten lokal yang ada di daerah,” pintanya.

Wakil Gubernur NTB bersama ketua KPI Pusat dan daerah, Kepala Dinas Kominfotik NTB dan Kadis PU di acara anugerah penyiaran KPID NTB 2022 di Hotel Lombok Raya Kota Mataram.

KPID juga harus menekan LPP untuk menayangkan konten-konten lokal, untuk mempromosikan potensi daerah.

Ia juga berharap mulai April mendatang perubahan TV analog ke Digital segera dimulai. Puncaknya switc off pada November 2022.

“Jadi TV analog harus mulai mengikuti perkembangan ini,”tambahnya.

Sehingga setelah itu, akan bertambahnya stasiun tv. Ini kesempatan pemerintah untuk dapat memiliki TV.

Sementara itu Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori mengatakan bahwa Anugerah ini salah satu cara untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada LPP se-NTB.

“Terlebih di tengah pandemi Covid-19. Dan pada bulan November mendatang, akan ada migrasi tv analog ke tv digital,” kata Ajeng.

Sebagai amanat dari undang-undang 11 tahun 2020 tentang cipta kerja. Berbagai dinamika bagi LPP sangatlah tidak mudah saat ini.

Namun Ajeng yakin jika Pemprov NTB dan Kabupaten/Kota peduli maka LPP akan dapat melewati masa-masa sulit ini.

Rangkaian dari Anugerah Penyiaran KPID tahun 2022, sudah berlangsung sejak sebulan yang lalu.

Dengan rangkaian akademi presenter, tari kreasi, workshop jurnalis, podcast chalange, singing kompetition dan siaran bersama legend.

Diberikan juga kepada 6 kategori penganugerahan penyiaran telivisi dan radio yaitu, berita terbaik, Iklan Layanan Masyarakat Terbaik, Presenter terbaik, Konten Religi terbaik, konten Ramah Anak terbaik dan Talk Show terbaik masing mendapatkan voucher Rp25 juta rupiah.

Dalam anugerah tersebut juga diberikan hadiah voucher hingga Rp1 miliar rupiah yang disponsori oleh PT Dasar Global Internasional serta pihak terkait lainnya yang halal dan tidak mengikat.

Hadir pada kegiatan itu, Wakil ketua DPRD Provinsi NTB, Kadis Kominfotik, PUPR, Dirut RSUD, Kabid Humas Polda NTB, Diskominfotik se NTB, KPID perwakilan beberapa Provinsi dan lembaga vertikal lainnya. (Iba)