Ditaksir Rp100 juta untuk perbaikan gerbang DPRD NTB akibat dirusak massa aksi

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa merobohkan gerbang selatan kantor DPRD NTB hingga diangkat ke bahu jalan saat menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Mataram (Detikntbcom) – Empat hari demonstrasi yang dilakukan ribuan massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa berdampak pada rusaknya sejumlah fasilitas di gedung DPRD NTB.

Contohnya, empat pintu gerbang yang dilaporkan kini tidak dapat berfungsi normal. Sehingga harus ditutup sementara hingga perbaikan. Perbaikan ini ditaksir menelan anggaran hingga Rp 100 juta.

“Empat pagar semua rusak, yang selatan roboh, yang tengah bagian selatan tidak bisa dibuka, tidak bisa didorong karena bengkok. Yang sisi utara juga rusak, paling ujung utara roboh,” kata Sekretaris DPRD NTB H Muhammad Mahdi, Kamis 8 September 2022 di Mataram.

Rusaknya fasilitas ini dinilai dapat mengganggu keamanan kantor DPRD NTB. Sehingga akan segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah fasilitas yang rusak tersebut.

“Harus ada pemeliharaan lagi, perbaikan. Sekitar Rp100 juta untuk empat gerbang dari anggaran pemeliharaan,” beber Mahdi.

Selain itu, ia menemukan sejumlah coretan di tembok pagar kantor DPRD NTB. Meski ada aksi lempar melempar, diakui Mahdi tidak sampai memecahkan kaca jendela.

“Lempar-lempar ndak sampai kaca pecah, coret-coretan itu yang banyak juga harus kita cat ulang. Biayanya tidak terlalu mahal,” katanya.

Pada kesempatan itu, Mahdi berpesan kepada para demonstran khususnya mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara bijak. Tidak merusak apalagi sampai anarkis.

“Kita mempersilakan. Susah kita atur merusak atau tidak, tapi kita minta agar tidak merusak, anarkis, membakar ban dan lain-lain,” pungkas Mahdi. (Iba)