Komit kawal kasus DAK SMA/SMK di NTB hingga tuntas, Geram serahkan bukti tambahan ke Polda

Ketua Geram NTB Rusaln Beko. (Istimewa)

Mataram (Detikntbcom) – Gerakkan Rakyat Menggugat Nusa Tenggara Barat (Geram NTB) berkomitmen akan mengawal kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (DAK SMA/SMK) di NTB hingga tuntas.

Menurut Ketua Geram NTB Ruslan Beko bahwa persoalan DAK DIKBUD NTB akhir-akhir ini memang menjadi pembahasan publik, hal ini disebabkan dengan muncul berbagai macam isu transfer fee pada program DAK DIKBUD NTB.

Sebelumnya mereka telah melaporkan kasus itu ke Polda NTB setelah melakukan aksi berjilid-jilid hingga empat kali.

Kini, mereka akan menyerahkan bukti tambahan kepada Polda NTB untuk selanjutnya ditindaklanjuti.

“Kami tidak berhenti sampai di situ saja, kami sudah mengumpulkan beberapa bukti tambahan seperti foto, surat-surat perjanjian diluar prosedur program, bukti chat via WhatsApp oknum Kepala Bidang di Dikbud NTB dan lain-lain,” terang Rulsan seperti pernyataan tertulis diterima Detikntbcom pada, Senin 14 November 2022 di Mataram.

“Persoalan ini harus kami kawal sampai pada proses penyidikan dan ditetapkan tersangka terhadap oknum-oknum yang diduga telah melanggar hukum. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, setiap proyek baik anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD yang diperlukan untuk SMA, SMK dan SLB diduga selalu bermasalah,” tegasnya.

Selain itu, mereka meminta pejabat Dikbud NTB untuk dievalui khusus. Itu katanya dalam rangka tercapainya kinerja pemerintahan yang bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Karena Dikbud NTB adalah salah satu pelopor kemajuan pendidikan NTB,” ujarnya. (Iba)