Mataram (Detikntbcom) – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tengga Barat ke XI tahun 2023 siap digelar, namun masih terkendala minimnya anggaran dalam rangka mensukseskan kegiatan sekali dalam empat tahunan tersebut.
“Kita sampaikan kepada Cabor-cabor ini bahwa kita terus teras anggarannya tidak banyak sehingga kita minta pada Cabor-cabor ini untuk memahami untuk dianggarkan sebanyak Rp2,5 miliar untuk dibagi kepada 34 Cabor. Jadi kita bagilah kita atur,” jelas Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB Mori Hanafi usai menggelar rapat dengan para Cabor di Gedung Sangkareang Pemprov NTB, Selasa 10 Januari 2023.
“Kita juga beri kesempatan kepada Cabor-cabor tersebut untuk mencari dana dari pihak ketiga lain dari masyarakat kemudian kalau perlu mereka punya sponsor sendiri itu kita bebaskan,” sambungnya.
Untuk diketahui, dana yang dianggarkan oleh Pemprov NTB untuk Porprov ini sebesar Rp7 miliar. Uang tersebut kata Ketua PSSI NTB ini belum cukup. Sebagian besar dana tersebut untuk akomodasi atlet dan official sebanyak 4.910 orang.
“Anggaran Rp 7 miliar tersebut pertama untuk akomodasi dan konsumsi atlet dan official yang jumlahnya 4.910 dan masih bertambah. Kemudian akomodasi dan konsumsi dua hal besar kemudia bantuan untuk Cabor yang bertanding,” jelasnya.
“Dari itu saja semua sudah memakan biaya hampir Rp 14 miliar. Nantinya kita cari sponsor. terus terang saja akan ada sharing (anggaran) dari Kabupaten Kota. Masih kita cari Rp 3,5 miliar cukup,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut juga ungkap Mantan Wakil ketua DPRD NTB ini adalah penentuan lokasi pertandingannya, sepeti karate, atletik, silat, bola dan juga kurash.
“Kecuali untuk PSSI saja dibutuhkan di GOR bersama atletik sebagian besar gak ada soal,” katanya optimis.
Porprov yang dimulai pada 18-26 Januari ini namun sebelum itu sudah ada yang bertanding juga. (Iba)












