DPRD Resmi Rekomendasikan Tiga Nama Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita: Alhamdulillah

Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi.

DetikNTBCom – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) resmi telah memutuskan tiga nama yang akan menjadi Penjabat Gubernur NTB yang nantinya akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penjabat Gubernur tersebut diperlukan karena Zukieflimansyah-Sitti Rohmi Djalillah akan berakhir masa jabatan 19 September 2023 ini. Sementara Pilkada digelar November 2024. Sehingga perlu penjabat gubernur untuk mengisi kekosongan kepala daerah.

Dari 6 nama yang merupakan aspirasi masyarakat yakni Rektor UIN Mataram Prof Masnun Thahir, Deputi Bidang Administrasi Setjen DPD RI Lalu Niqman Zahir, Sekda NTB Lalu Gita Ariadi dan Direktur Jenderal SDPPI Kemkominfo RI/Komisaris PT. Telkom Indonesia Ismail.

Selanjutnya Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Nizar Ali dan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Utama pada Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi RI H A Nurdin Ibrahim.

Enam nama tersebut dikerucutkan menjadi tiga yang kemudian akan diusulkan dalam hal ini yakni Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, Deputi Bidang Administrasi Setjen DPD RI Lalu Niqman Zahir dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Nizar Ali.

Tiga nama yang diputuskan tersebut diambil dalam Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Ketua Fraksi, Kamis 3 Agustus 2023 di Gedung DPRD NTB di Mataram.

Menurut Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, tiga nama yang sudah diputuskan DPRD NTB menjadi Penjabat Gubernur yakni, Sekjen DPD RI Lalu Niqman Zahir, Sekjen Kementerian Agama Prof Nizar Ali dan Sekda Lalu Gita Ariadi.

“Tiga nama ini sudah final jadi keputusan DPRD NTB,” kata Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda.

Selanjutnya tiga nama itu akan segera dikirim ke Kemendagri. Untuk kemudian diputuskan satu orang menjadi penjabat gubernur.

Diketahui, sebelum rapat pimpinan pengambilan keputusan masing-masing fraksi mengusulkan empat nama.

PKS mengusulkan Lalu Gita, Lalu Niqman Zahir, Prof. Masnun dan Dr Ismail.

Sementara Fraksi Demokrat mengusulkan Prof. Masnun, Lalu Gita, Nizar Ali dan Lalu Niqman

Fraksi Bintang Perjuangan Nurani mengusulkan Prof. Masnun, Lalu Niqman, Nizar Ali dan Lalu Gita.

Setidaknya ada 9 fraksi mengusulkan Prof Masnun. Namun akhirnya nama Rektor UIN Mataram itu terpental karena aturan.

Di mana syarat menjadi penjabat gubernur yakni memegang jabatan struktural eselon I. Sementara jabatan rektor UIN Mataram jabatan fungsional.

Masuknya nama Sekda NTB Lalu Gita Ariadi sebagai salah satu yang diusulkan untuk menjadi PJ Gubernur tersebut, sekda merasa bersyukur. “Alhamdulillah,” kata Gita singkat. (Red)