DetikNTBCom – Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat KPU NTB Alesta Reza menekankan pada ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Mataram khususnya yang ada di Kelurahan Rembiga Kecamatan Selaparang untuk tetap semangat menghadapi pemilu 14 Februari 2024 nanti.
Selain itu, Reza juga menekankan untuk selalu mengedepankan profesionalitas dalam melakukan pungut hitung nantinya, karena katanya yang akan dihadapi nantinya banyak tekanan dari pihak luar.
“Saya berharap di kecamatan selaparang jangan sampai ada Pungutan Suara Ulang (PSU) ini akibat dari kesalahan kita, karena biaya PSU itu sama dengan biaya satu kali biaya kabupaten/Kota,” harap Reza saat memberikan arahan kepada KPSS Kelurahan Rembiga saat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), Jumat 26 Januari 2024.
Diketahui, Kelurahan Rembiga Kecamatan Mataram Kota Mataram terdapat 252 orang KPPS dari 36 TPS yang mengikuti Bimtek dibagi 3 gelombang Bimtek, per Bimtek diikuti oleh 12 TPS.
Ketua PPK Selaparang Zulkipli menjelaskan, Jumlah TPS di kecamatan tersebut sebanyak 218 dengan jumlah DPT 52.540 pemilih. “Di antaranya satu TPS khusus dengan 155 DPT,” jelas Zulkipli.
Selain melakukan pemantauan Bimtek langsung, tim sekretariat KPUD NTB itu juga melakukan pemantauan Bimtek KPPS di Kecamatan Narmada.
Ketua KPUD Lombok Barat Bambang Kariono menjelaskan, Kecamatan Narmada jumlah TPS sebanyak 479 TPS dengan jumlah DPT 75 ribu pemilih, dengan 2.500 KPPS.
“Jumlah pemilih di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 517.889 tersebar di 2.207 TPS dengan 6 Lokasi Khusus di antaranya di Lapas 5 TPS dan satu TPS Desa Batu Putih Wilayah Pamalikan Kecamatan Sekotong. Jumlah pemilih Pamalikan 192, Lapas 1.179 pemilih,” jelas Kariono.
Bimbingan teknis KPPS ini dimulai hari ini hingga tanggal 29 Januari 2024 mendatang. (Iba)












