Detikntbcom – Bank NTB Syariah kembali menegaskan komitmennya terhadap inklusi sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menggandeng Harmoni Sahabat NUsa Tenggara Barat (HARSA NTB) dalam kegiatan bertajuk “Literasi dan Inklusi Keuangan Difabel Berdaya”.
Program yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” itu menghadirkan pelatihan keterampilan praktis di bidang Barista dan Tataboga bagi penyandang disabilitas di NTB.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank NTB Syariah, Zainal Abidin Wahyu Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran aktif perbankan daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
“Kolaborasi dengan HARSA NTB ini menjadi bagian dari komitmen Bank NTB Syariah untuk memperluas jangkauan inklusi keuangan syariah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh segmen masyarakat, termasuk teman-teman disabilitas, memiliki akses dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” ujarnya, Jumat 18 Oktober 2025.
Zainal menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang layanan keuangan syariah, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk meraih kemandirian ekonomi, bahkan membuka usaha sendiri di masa depan,” imbuhnya.
Pada sesi pembukaan kegiatan, Dinas Sosial Provinsi NTB turut berpartisipasi melalui penyerahan 50 paket bantuan sosial secara simbolis kepada peserta pelatihan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial NTB, Armansyah, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kepedulian Bank NTB Syariah bersama HARSA NTB.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata Bank NTB Syariah dan HARSA NTB yang telah memberikan ruang pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Kolaborasi seperti inilah yang mencerminkan semangat membangun NTB yang inklusif, di mana sektor perbankan dan organisasi sosial bersinergi menjadi mitra strategis pemerintah,” ungkap Armansyah.
Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Kami berharap rekan-rekan difabel mengikuti pelatihan ini dengan serius, karena pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh akan menjadi bekal berharga untuk tumbuh, mandiri, dan berkontribusi bagi masyarakat,” pesannya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank NTB Syariah untuk memperkuat inklusi keuangan syariah sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility). Melalui inisiatif ini, Bank NTB Syariah bertekad menciptakan ekosistem ekonomi yang adil, berdaya saing, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok difabel. (Iba)












