Detikntbcom – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menuntaskan perbaikan dua ruas jalan strategis yang kini sudah mulus dan dapat dilalui masyarakat. Kedua ruas tersebut yakni Jalan Tanjung Geres–Pohgading di Kabupaten Lombok Timur serta Jalan Simpang Tano–Seteluk di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Provinsi NTB, Sadimin, mengatakan progres pembangunan kedua ruas jalan tersebut telah melampaui 95 persen. Dengan capaian itu, jalan tersebut siap diresmikan oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sebagai kado peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB.
“Pekerjaan mayor sudah selesai, tinggal penyempurnaan minor saja. Insyaallah saat HUT NTB sudah bisa diresmikan,” ujar Sadimin, Kamis (11/12/2025).
Ruas Jalan Tanjung Geres–Pohgading sepanjang 4 kilometer dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp28 miliar. Sementara Jalan Simpang Tano–Seteluk dengan panjang 3,8 kilometer menyerap dana Rp32,5 miliar.
Sadimin menjelaskan, proyek perbaikan jalan tersebut dimulai pada Oktober 2025 dan dipercepat agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran jalan mulus ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi waktu tempuh.
“Kalau sebelumnya melewati Jalan Tanjung Geres–Pohgading bisa memakan waktu sekitar 20 menit, sekarang cukup 5 menit saja,” ungkapnya.
Sementara itu, pengerjaan ruas Lenangguar–Lunyuk masih mengalami keterlambatan dengan progres sekitar 70 persen. Kondisi tersebut disebabkan oleh longsor tanah di salah satu sisi jalan, sehingga diperlukan penanganan khusus berupa pengerasan tanah sebelum pengecoran dilakukan.
“Waktu dilakukan pengeboran untuk pemasangan besi sempat terjadi longsor. Kami bersihkan dan perkuat dulu supaya kualitas corannya tetap baik,” jelas Sadimin.
Proyek di Lenangguar–Lunyuk juga mencakup penanganan dua titik tebing yang terus bergerak dan rawan longsor, dengan total anggaran mencapai Rp20 miliar. Jalan ini dinilai strategis karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Sumbawa Barat menuju Sumbawa hingga dua jam.
Selain infrastruktur jalan, Dinas PUPR NTB juga menuntaskan tiga paket proyek jaringan irigasi dengan total anggaran Rp13,5 miliar yang tersebar di beberapa wilayah. Seluruh pekerjaan irigasi tersebut telah rampung dan siap diresmikan.
“Semua jaringan irigasi sudah selesai. Tinggal dipilih salah satu yang akan diresmikan,” kata Sadimin.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah maupun mendukung aktivitas ekonomi dan pertanian.












