Detikntbcom – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengunjungi pameran temporer bertajuk “Kain dan Diplomasi Budaya” dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Museum Negeri NTB, Jumat (23/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di sela rangkaian perayaan ulang tahun museum yang menampilkan beragam koleksi kain tradisional NTB sebagai medium diplomasi budaya dan penguatan identitas lokal di kancah global.
Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal meninjau langsung koleksi kain tradisional yang merepresentasikan kekayaan budaya masyarakat NTB sekaligus perannya dalam membangun relasi dan komunikasi antarbudaya lintas negara.
Miq Iqbal mengapresiasi langkah Museum NTB yang dinilai progresif karena telah membawa pameran budaya daerah hingga ke tingkat internasional, di antaranya ke Arab Saudi dan Australia. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian penting dari second track diplomacy yang melengkapi diplomasi formal antarnegara.
“Fast track diplomacy itu dilakukan oleh diplomat secara formal. Sementara second track diplomacy mencakup diplomasi kebudayaan seperti yang dilakukan oleh Museum NTB,” ujar Miq Iqbal.
Ia menegaskan bahwa diplomasi akan semakin kaya dan kuat apabila jalur formal dan jalur kebudayaan berjalan beriringan dan saling menguatkan.
“Diplomasi itu akan lebih kaya jika fast track dan second track sama-sama mengambil peran. Dan Museum NTB sudah menjalankan peran itu dengan sangat baik, sehingga patut kita dukung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, menjelaskan bahwa promosi kebudayaan NTB di tingkat internasional saat ini masih difokuskan pada dua negara yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pameran budaya NTB.
“Untuk saat ini, dua negara yang menjadi fokus utama promosi kebudayaan NTB adalah Arab Saudi dan Australia,” pungkasnya. (Iba)












