Detikntbcom – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan kerja bersejarah ke Desa Donggo, Kabupaten Bima, Selasa (3/3/2026). Kunjungan ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya seorang Gubernur menginjakkan kaki di wilayah tersebut guna merespons langsung keluhan infrastruktur dan masalah kemiskinan ekstrem.
Komitmen Infrastruktur Air Bersih
Dalam dialog terbuka bersama warga, isu krisis air bersih menjadi fokus utama. Meski memiliki sumber air, warga Donggo mengaku belum bisa menikmati aliran air ke rumah-rumah akibat ketiadaan jaringan pipa serta kondisi air yang keruh saat musim hujan.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Iqbal menginstruksikan percepatan pembangunan infrastruktur pipa.
“Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada tampungan air yang mubazir hanya karena masalah teknis seperti ketersediaan pipa. Kami akan segera pastikan pemasangannya agar manfaatnya dirasakan langsung,” tegas Gubernur Iqbal.
Intervensi Kemiskinan Ekstrem
Berdasarkan data pendamping desa, tercatat sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) di Desa Mbawa masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Gubernur yang didampingi oleh Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kadis Sosial, dan Ketua Baznas NTB ini menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan di Donggo menjadi prioritas program pemerintah provinsi.
Sebagai langkah awal, Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan stimulan, di antaranya Logistik: Paket sembako dan bantuan uang tunai. Infrastruktur: 50 sak semen untuk perbaikan jalan desa dan rumah ibadah. Lingkungan: 1.000 bibit pohon untuk penghijauan lahan gundul.
Apresiasi SDM Donggo
Meski berada dalam keterbatasan geografis dan ekonomi, Gubernur Iqbal memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Donggo. Tercatat, wilayah ini memiliki kontribusi besar terhadap pertahanan negara dengan hampir 700 warga yang mengabdi sebagai anggota TNI.
“Saya bangga. Dengan segala keterbatasan, masyarakat Donggo mampu mencetak ratusan prajurit TNI dan sarjana lulusan universitas ternama di Jawa dan Sulawesi. Ini bukti tekad masyarakat di sini luar biasa,” ungkapnya.
Catatan Sejarah bagi Warga
Kepala Dusun Sori Fo’o, Nasrudin, menyatakan bahwa kehadiran orang nomor satu di NTB ini merupakan momen emosional bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih. Ini adalah kunjungan Gubernur pertama ke wilayah kami. Masyarakat merasa kehadiran pemerintah kini nyata, bukan sekadar cerita,” ujar Nasrudin.
Kunjungan ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi di wilayah terpencil Kabupaten Bima agar sejajar dengan wilayah lainnya di NTB. (Iba)












