Detikntbcom – Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Sasak menggelar hearing di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, massa menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai telah berjalan sesuai ketentuan.
Ketua Umum Laskar Sasak, Lalu Muhammad Ali Sadikin, mengatakan kehadiran pihaknya bertujuan menyampaikan sikap atas berbagai informasi yang berkembang terkait pelaksanaan penerimaan siswa baru di NTB. Menurutnya, Dikpora NTB telah bekerja maksimal dalam menyelenggarakan proses penerimaan peserta didik baru.
“Kami datang untuk menyampaikan bahwa di tengah berbagai informasi yang simpang siur mengenai penerimaan siswa baru, Laskar Sasak memberikan apresiasi kepada Dikpora NTB yang telah bekerja maksimal. Kami mendukung pemerintah yang bersih dan proses yang berjalan sesuai mekanisme,” ujar Ali Sadikin.
Ia mengakui masih terdapat kekecewaan dari sebagian orang tua maupun calon siswa yang belum berhasil diterima di sekolah yang dianggap sebagai sekolah favorit. Namun, menurutnya, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari keterbatasan daya tampung dibandingkan jumlah pendaftar.
Ali Sadikin juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Ia mengaku putri kandungnya sendiri tidak diterima di sekolah favorit yang diinginkan, namun memilih menerima hasil tersebut tanpa meminta perlakuan khusus.
“Anak kandung saya sendiri tidak diterima di SMA favorit yang diinginkannya. Saya ikhlas dan tidak meminta perlakuan khusus, karena saya yakin proses ini berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang benar sebagaimana telah dilaksanakan jajaran pemerintah di bawah kepemimpinan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi, mengapresiasi dukungan yang diberikan Laskar Sasak terhadap pelaksanaan penerimaan siswa baru.
Menurutnya, seluruh proses penerimaan peserta didik telah dilaksanakan secara transparan, bersih, dan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan Dikpora NTB berkomitmen menyelenggarakan seluruh urusan pemerintahan di bidang pendidikan, pemuda, dan olahraga secara profesional serta sesuai regulasi.
“Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Komitmen kami adalah menjalankan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan di bidang pendidikan, pemuda, dan olahraga secara bersih, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Syamsul Hadi.
Hearing berlangsung tertib dengan penyampaian aspirasi dari perwakilan massa. Laskar Sasak juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati hasil proses penerimaan siswa baru serta bersama-sama menjaga kondusivitas dunia pendidikan di Provinsi NTB. (Iba)












