Mataram (Detikntbcom) – Organisasi pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus NTB menggelar konferensi pers mendesak Presiden Jokowi mencopot Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Mendesak Presiden Jokowi agar segera mengevaluasi dan mencopot Kapolri karena tidak mampu dalam menegakkan keadilan hukum di Indonesia,” desak Ketua Umum Badko HMI Nusra Rahmat Jayadi Pratama membacakan pernyataan sikap bersama Cipayung Plus NTB pada, Jumat 19 Agustus 2022 di Mataram.
Selain itu, ada sejumlah tuntutan yang dibacakan dalam pernyataan sikap tersebut antara lain, menagih janji transformasi wajah polri kedepan yaitu pelayanan publik terintegrasi modern mudah dan cepat, lebih tepat dan mampu menyelesaikan permasalahan secara tuntas, pemeliharaan Kamtibmas dan penegakan hukum yang prediktif, bertanggung jawab dan transparan serta menjamin rasa keadilan masyarakat.
Selanjutnya, mengedepankan kemampuan untuk mampu memprediksi situasi dan kondisi menjadi isu dan permasalahan serta potensi gangguan kamtibmas berdasarkan analisa fakta dan data dengan kemajuan dan teknologi informasi.
“Mengevaluasi kapolri karena tidak mampu menjaga kamtibmas dan membuat masyarakat resah terhadap penegakan hukum di internal polri serta mendesak presiden untuk mencopot petinggi kepolisian yang terbukti malanggar dan melingdungi oknum-oknum tertentu dalam proses peradilan hukum,” tegasnya.
Selanjutnya, mendorong Komisi Informasi Republik Indonesia (KI RI) untuk ikut mengawasi proses hukum, menjamin keterbukaan informasi publik agar tidak terjadinya kesimpang siuran informasi.
Tuntutan tersebut kata Rahmat, akan disampaikan ke Presiden Jokowi.
“Kami akan kirim secepatnya ke Presiden Jokowi,” jelasnya.
Adapun Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam Cipayung Plus NTB tersebut antara lain, PMII NTB, KAMMI NTB, GMNI NTB, KMHDI NTB, HMI Badko Nusra dan IMM NTB. (Iba)












