Walikota Mataram Ditegur Kantor Bahasa NTB

Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB Puji Retno Hardiningtyas saat menggelar sosialisasi peningkatan kemahiran berbahasa bagi pegawai pemerintah, swasta, media cetak dan elektronik di Kabupaten Lombok Barat, Kamis 13 April 2023.

DetikNTBCom – Kantor Bahasa Provinsi NTB tengah gencar melakukan sosialisasi pemakaian Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai ejaaan yang disempurnakan (EYD) edisi V, baik dari penyusunan surat menyurat tata naskah dinas hingga tulisan berbahasa asing tidak luput dari sosialisasi kantor di bawah naungan Kemendikbud Ristek tersebut.

Salah satu yang menjadi pekerjaan rumah bagi Kantor Bahasa itu adalah banyaknya daerah yang masih menggunakan bahasa asing yang tidak sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD).

Sehingga mengikis Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sesuai dengan UU 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan.

Salah satu contoh yang tidak luput dari perhatian Kantor Bahasa Provinsi NTB adalah adanya tulisan “Welcome To Mataram” yang berada tepat di sebelah selatan Tugu Mataram Metro Bundaran Lingkar Selatan Kota Mataram.

“Kami lakukan teguran. Kemarin kami juga bersurat ke Walikota Mataram bahwa ‘Welcome To Mataram’ harusnya ditulis dengan bahasa Indonesia ‘selamat datang’ gitu,” ujar Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB Puji Retno Hardiningtyas saat menggelar sosialisasi peningkatan kemahiran berbahasa bagi pegawai pemerintah, swasta, media cetak dan elektronik di Kabupaten Lombok Barat, Kamis 13 April 2023.

Namun bebernya, pihak Kota Mataram diwakili Asisten I menyampaikan harus ada surat ederan dari Kemendagri supaya pihaknya bisa memperbaikinya. “Nah itu persoalan yang menjadi problematika di kami,” kata Retno.

Selain itu, pihaknya kantor bahasa juga mengkritisi himbauan dari KPU Kabupaten Lombok Barat yang tidak memberikan penegasan awal dalam papan komitmen mereka.

Untuk diketahui, bahwa kantor bahasa sedang gencar melakukan sosialisasi UU 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan di berbagai instansi di NTB. (Red)