Beranda Olahraga Terpilih jadi ketua PSSI Bima, Khaeruddin berkomitmen lahirkan pesepakbola profesional

Terpilih jadi ketua PSSI Bima, Khaeruddin berkomitmen lahirkan pesepakbola profesional

389
0
Khaeruddin Juraid menerima mandat sebagai Ketua Askab PSSI Kabupaten Bima

Kota Bima (Detikntbcom) – Pemilihan Ketua Assosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bima, yang digelar di Aula Kompi Senapan A Yonif 742/SWY Kelurahan Jatiwangi pada Kamis 16 September 2021, berakhir dengan terpilihnya, Khaeruddin Juraid, sebagai Ketua Askab PSSI Kabupaten Bima.

Pria yang juga Korwil Bappilu Golkar Pulau Sumbawa ini berhasil menyisihkan saingannya, Harwoto, dengan selisih enam (6) suara. Dimana dari total voters atau pemilih sebanyak 16 suara, Khairuddin berhasil meraih 11 suara, sementara Harwoto hanya mengantongi 5 suara.

Kepada wartawan, Khairuddin Juraid, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada dirinya untuk menjadi Ketua Askab PSSI Kabupaten Bima.

“Ke depan, langkah yang akan kami lakukan adalah melakukan perbaikan internal organisasi melalui tata kelola yang baik, bersih dan transparan serta mendorong terwujudnya klub-klub sepakbola yang maju dan profesional yang akan berdampak pada lahirnya atlet-atlet bola yang handal dan berkualitas sehingga ke depannya klub sepak bola kita dapat berlaga di Divisi II Kompetisi Liga PSSI,” terang Khairuddin, Kamis (16/9).

Langkah penataan kelembagaan Askab PSSI Kabupaten Bima dikatakannya akan dilakukan dengan menata aspek-aspek administrasi, pengadaan kantor dan pusat pelatihan. Selain itu, pendataan dan verifikasi klub sebagai anggota Askab juga menurutnya penting untuk dilakukan.

“Kami juga akan mendorong profesionalisme klub melalui Badan Hukum berupa PT, CV atau Yayasan dan mendorong upaya peningkatan kualitas lapangan serta terbentuknya sekolah-sekolah sepakbola. Tentu nantinya kami akan bekerjasama dengan SSB dan Askab lainnya serta Asprov PSSI,” cetusnya.

Pihaknya juga memiliki rencana untuk menyelenggarakan kompetisi Liga Askab secara reguler dan berjenjang dengan menggunakan sistem zonasi baik itu Divisi 1 dan Divisi 2 dengan menggunakan sistim promosi dan degradasi.

“Peserta kompetisi nantinya adalah merupakan anggota Askab yang sudah terregistrasi dan memenuhi syarat,” pungkasnya. (Iba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here