CdM Meeting Porprov NTB 2026, Ribuan Atlet Terdaftar dan Akomodasi Jadi Prioritas

Ketua KONI NTB Mori Hanafi saat memimpin rapat Chef de Mission (CdM) Meeting Porprov NTB 2026 di Gedung Graha Bhakti Praja, Jumat (17/4). (Iba)
Ketua KONI NTB Mori Hanafi saat memimpin rapat Chef de Mission (CdM) Meeting Porprov NTB 2026 di Gedung Graha Bhakti Praja, Jumat (17/4). (Iba)

Detikntbcom – Persiapan pesta olahraga multievent terbesar di Bumi Gora, Porprov NTB XII/2026, terus dikebut. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB resmi menggelar Chef de Mission (CdM) Meeting Porprov NTB 2026 di Gedung Graha Bhakti Praja, Jumat (17/4).

Ketua KONI NTB Mori Hanafi, memimpin langsung rapat yang dihadiri perwakilan dari sepuluh kabupaten/kota tersebut. Terdiri dari Ketua KONI kabupaten/kota, CdM, dan operator.

Fokus utama dalam pertemuan perdana ini adalah membahas kesiapan kontingen serta verifikasi data jumlah atlet Porprov NTB yang akan berlaga memperebutkan medali emas.

“Ini merupakan CdM meeting pertama untuk menyongsong Porprov NTB 2026. Kami membahas banyak poin krusial, terutama mengenai sinkronisasi jumlah atlet yang sudah didaftarkan oleh masing-masing daerah,” ujar Mori Hanafi.

Berdasarkan data hasil pendaftaran hingga 11 April lalu, antusiasme peserta Porprov NTB 2026 sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 4.542 atlet dan 1.075 official telah masuk dalam sistem. Dari database KONI NTB, Lombok Barat tercatat sebagai daerah dengan pengiriman personil terbanyak mencapai 670 atlet, disusul KSB 616 atlet, dan Lombok Tengah 595 atlet.

Mataram mendaftarkan 571 atlet, Lotim 533 atlet, Sumbawa 480 atlet, Dompu 419 atlet, Kota Bima 407 atlet, dan Lombok Utara 251 atlet. Sementara itu, Kabupaten Bima menjadi satu-satunya daerah yang belum melakukan pendaftaran karena kendala internal kepengurusan. Merespons hal ini, KONI NTB memutuskan untuk memberikan dispensasi waktu.

“Jumlah atlet ini masih dinamis karena kami membuka kembali pendaftaran selama tiga hari, mulai Senin (20/4) hingga Rabu (22/4). Ini kesempatan bagi KONI di tingkat kabupaten/kota untuk menyempurnakan data mereka,” tegas Mori.

Selain urusan teknis administrasi, Porprov juga akan menjamin kenyamanan para peserta. Mori Hanafi mengungkapkan bahwa skema dana sharing untuk akomodasi telah disiapkan. Rencananya, kontingen akan ditempatkan di hotel-hotel berkualitas di wilayah Mataram dan sekitarnya.

“Kami menyiapkan penginapan mulai dari hotel bintang empat. Jika kapasitas tidak mencukupi, kami akan menggunakan hotel non-bintang dengan standar yang tetap terjaga,” tambahnya.

Mori juga menyoroti adanya 115 nomor pertandingan dari 25 cabang olahraga (cabor) yang saat ini belum memenuhi syarat untuk dipertandingkan karena kekurangan peserta. Namun, angka ini diprediksi akan berubah setelah pendaftaran atlet dari Kabupaten Bima masuk ke meja panitia. Isu mutasi atlet juga menjadi poin yang ditegaskan KONI NTB agar segera tuntas demi menjaga sportivitas kompetisi.

Dengan dimulainya tahapan CdM meeting ini, gaung Porprov NTB 2026 semakin terasa. Masyarakat kini menanti aksi para atlet terbaik yang akan berlaga pada Juli nanti. (Iba)