Demo kondusif, Polda NTB: mahasiswa benar-benar menunjukkan intelektual

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto bersama Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi usai melaksanakan pengamanan terhadap para demonstran, Senin 11 April 2022.

Mataram (Detikntbcom) – Aksi demonstrasi yang digelar berbagai elemen mahasiswa dan pemuda hari ini, Senin 11 April 2022 berlangsung kondusif dan aman.

Polda NTB melalui Kabid Humas Kombes Pol Artanto mengapresiasi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa di depan kantor DPRD NTB yang berjalan kondusif dan tertib.

“Saya ucapkan terimakasih kepada adik-adik, teman-teman mahasiswa yang telah melakukan aksi demonstrasi dengan tertib. Ini menunjukkan bahwa memang menunjukkan intelektualnya dengan cara berdemonstrasi sesuai aturan. Dan kami cukup bangga dengan adik-adik sekalian” ujar Artanto kepada media ini usai melakukan pengamanan terhadap demonstran di Gedung DPRD NTB.

Peristiwa seperti lanjutnya dapat menjadi contoh, aspirasi juga dapat disampaikan dengan cara yang santun. Pimpinan DPRD juga dapat menemui massa aksi.

“Tentunya Kamtibmas secera umum kondusif,” katanya.

Untuk diketahui, Polda NTB menerjunkan sekitar 800 personil gabungan bersama Polresta Mataram.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa, pemuda dan BEM melakukan demonstrasi di depan gedung DPRD NTB.

Sejumlah tuntutan yang disampaikan antara lain menuntut pemerintah menurunkan harga BBM, menurunkan PPN, Stabilkan harga kebutuhan pokok, segera sahkan RUU TPKS, evaluasi total kinerja seluruh jajaran menteri kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin.

Selanjutnya hentikan pencabutan subsidi publik, kawal penerapan Perda No.5 tahun 2021 tentang pernikahan dini dan hentikan tindakan represifitas aparat terhadap gerakan rakyat dan mahasiswa.

“Indonesia sedang tidak baik-baik saja, hari ini sudah dibenturkan dengan adanya penundaan pemilu dan beberapa kondisi rakyat lainnya,” kata kata Korlap aksi Tata Supriadin yang juga Ketua Umum HMI Cabang Mataram baru saja terpilih.

HMI katanya tidak bisa dibayar, tidak bisa ditunggangi kepentingan cukong politik. Terlebih melihat sistim demokrasi di Indonesia telah rusak akibat kepentingan oligarki. “Hari ini HMI bergerak di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Kepada semua anak bangsa, HMI mendorong untuk tetap menjaga soliditas dan stabilitas keamanan demi merawat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai keberagaman yang harmonis.

Presiden, tambah dia, diminta agar mengevaluasi kembali jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang tidak kapabel dalam menjalankan tanggungjawabnya.

Tidak hanya itu, HMI juga menyinggung masalah pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur. Dalam hal ini, HMI menyatakan setuju namun dengan sejumlah catatan di antaranya menjamin pembangunan IKN Nusantara berdasarkan kaidah lingkungan hidup.

“Ini untuk menjaga keberlanjutan kelestarian lingkungan hidup,” ujar dia.

Terakhir, pemerintah harus menjamin keterlibatan masyarakat lokal, baik dalam proses perencanaan, pembangunan dan masuk dalam struktur Badan Otorita Ibu Kota Negara Nusantara. (Iba)