DPRD NTB godok Perda penguatan produk lokal

Ketua Pansus Raperda tentang Penguatan Produk Lokal Akhdiansyah.

Mataram (Detikntbcom) – Kehadiran ritel modern sangat menjamur di NTB. Kehadirannya juga sangat berdampak pada semua produk lokal yang ada.

Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penguatan Produk Lokal.

“Perda ini dalam rangka memperkuat produk lokal, sehingga hasil produk lokal yang ada tidak dirugikan oleh kehadiran ritel modern ini,” ungkap ketua Panitia Khusus Raperda Penguatan Produk Lokal (Pansus) Akhdiansyah ditemui di ruang kerjanya, Senin 27 Juni 2022 di Mataram.

Langkah yang dilakukan oleh Pansus adalah sambungnya melakukan data base untuk semua produk lokal, sehingga kehadiran ritel modern dapat mengakomodir produk lokal yang sudah terverifikasi.

“Produk lokal tidak boleh terbunuh di tengah arus ritel modern yang menjamur di NTB, ini harus dilindungi dengan Perda yang sedang digodok,” kata anggota DPRD dari Dapil Bima Dompu fraksi PKB disapa Guru Toi ini.

Perda ini ungkapnya sudah berjalan dua bulan, dan akan selesai September tahun ini. “Insya Allah mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujarnya.

Jika perda ini sudah digodok, maka hasil produk lokal yang sudah didata base dan yang sudah mendapatkan HAKI serta BPOM diserahkan ke NTB Mall menjadi satu pintu. “NTB Mall akan kami perkuat,” tutupnya. (Iba)