Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Bima masih bungkam, tersangka Ruslin Runggu Alias Ragos belum juga ditahan

Tersangka penipuan dan penggelapan Ruslin Runggu alias Ragos. (Istimewa)

Bima (Detikntbcom) – Tersangka kasus penipuan dan penggelapan Ruslin Runggu alias Ragos hingga kini belum juga ditahan sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 22 Agustus 2022.

Surat penetapan tersangka tersebut bernomor S.TAP/O8/VIII/2022/P.Belo tentang penentuan tersangka atas kasus penipuan dan penggelapan.

Kemudian kedua, surat panggilan kepada Ruslin atas kasus ITE bernomor S.Pgl/294/IX/2022/Reskrim tertanggal 5 September 2022.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko dikonfirmasi melalui pesan instan belum menaggapinya meskipun sejumlah media online mempertanyakannya.

Begitu juga Kasat Reskrim Polres Bima Masdidin, sampai berita ini dipublis hingga kini masih bungkam.

Belum ada keterangan resmi dari kedua Pati Polres Bima tersebut.

Sebelumnya, salah satu korban asal Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima mendesak Kapolres Bima untuk segera menangkap dan menahan tersangka tersebut.

“Saya mendesak Kapolres Bima untuk segera menahan tersangka Ruslin alias Ragos ini. Karena pasca ditetapkan tersangka hingga kini yang bersangkutan masih berkeliaran bebas,” desak korban saat dikonfirmasi pada, Kamis 22 September 2022.

Menurut pengakuan korban, terkait dengan penipuan dan penggelapan diduga dilakukan secara paksa oleh Ruslin alias Ragos atas dirinya sejumlah uang puluhan juta untuk mengurus ijin penjualan eceran (pengecer) pupuk dan gas elpiji. Tajudin berharap pihak kepolisian dengan segera menangkapnya.

“Jauh hari saya sudah ingatkan dia (Ruslin) bahwa ijin itu tidak sembarang diterbitkan oleh siapapun mengingat wilayahnya sudah ada pengecer lain sesuai dengan jumlah RDKK, akan tetapi Ruslin menyatakan ‘apa gunanya kami mendukung dinda atau bupati bima selama ini kalau tidak bisa mengeluarkan ijin tersebut’,” katanya meniru pernyataan tersangka. (Iba)