Pj Gubernur ajak Masyarakat Sumbang Buku, Implentasi Gerakan Satu Juta Buku untuk Desa di NTB

Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi menyerahkan bantuan buku di Desa Uma Beringin Kabupaten Sumbawa, Jumat 3 November 2023 didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Mahdi, serta Sekdis Amir dan sejumlah pejabat lainnya saat menggelar Program Jumat Salam di Kabupaten Sumbawa.

DetikNTBCom – Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi menyerahkan bantuan buku ke Desa Uma Beringin Kecamatan Inter Iwes Kabupaten Sumbawa pada Jumat 3 November 2023 lalu saat melaksanakan program Jumat Salam (Jumpa Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan).

Didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Mahdi Muhammad, Sekretaris Amir, sejumlah Kepala Bidang dan staf, mantan Sekda NTB itu mengajak semua pihak untuk melakukan gerakan satu juta buku untuk masyarakat desa di NTB.

Baca Juga: Pj Gubernur NTB Gaungkan ‘Jumat Salam’ di Desa, Misi Negarawan Bukan Politik Praktis

“Para pejabat, pensiunan, donatur buku diminta untuk menyumbangkan buku-buku, baik buku baru maupun buku lama koleksi pribadi untuk masyarakat kita di desa. Saya pribadi siap menyumbangkan ratusan buku,” kata Gita.

Sementara itu, Kepala Desa Uma Beringin Suraiman menjelaskan, di desa yang ia pimpin itu terdapat banyak potensi yang bisa dikembangkan, baik di sektor pertanian, perkebunan hingga peternakan termasuk di antaranya adalah di sektor UMKM.

Suraiman mengungkap, pertunjukan ekonomi masyarakat Desa Uma Beringin semakin baik karena beralihnya lahan pertanian menjadi pemumukiman warga.

Baca juga: Kepala PUSDA NTB ajak kader HMI MPO bangkitkan literasi

Disamping itu, Desa Uma Beringin ini memiliki ruang Perpustakaan Desa, memiliki gedung sendiri yang terpisah dari Kantor Desa.

Perpustakaan Desa ini memiliki koleksi bahan pustaka yang memadai, yang dikelola khusus oleh petugas/ pengelola perpustakaan yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa.

Suraiman berharap, pemerintah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB dapat memfasilitasi kebutuhan desa khususnya dalam menambah koleksi buku di perpustakaan desa itu.

“Saya berharap agar kiranya Pemrov NTB melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dapat memfasilitasi terkait potensi yang ada di desa kami,” harapnya. (Red)