Ini Profil Sosok Nazaruddin yang Kini Pimpin Bank NTB Syariah

Direktur Utama Bank NTB Nazaruddin. (Iba/Ist)
Direktur Utama Bank NTB Nazaruddin. (Iba/Ist)

Detikntbcom – Sosok Nazaruddin kini menjadi perhatian publik setelah resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank NTB Syariah melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29–30 Juni 2025.

Dengan pengalaman panjang di dunia perbankan, ia digadang-gadang mampu membawa semangat baru dalam penguatan tata kelola dan kinerja bank daerah berbasis syariah ini.

Lahir di Sigli pada tahun 1968, Nazaruddin telah meniti karier selama lebih dari dua dekade di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Di institusi keuangan milik negara tersebut, ia menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Regional CEO BRI Banjarmasin, Regional CEO BRI Jakarta 3, hingga Wakil Pemimpin Wilayah Bisnis Kanwil Semarang. Jejak panjangnya di BRI menegaskan kapasitas manajerial dan pemahaman bisnis perbankan yang solid.

Sebelum dipercaya memimpin Bank NTB Syariah, Nazaruddin menjabat sebagai Komisaris di PT Bank Syariah Indonesia (BSI), salah satu bank syariah terbesar di Indonesia. Pengalaman ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat Bank NTB telah bertransformasi penuh menjadi bank syariah sejak 2018 dan membutuhkan sosok yang tidak hanya paham keuangan konvensional, tetapi juga mendalami prinsip-prinsip syariah dalam dunia perbankan.

Proses penunjukan Nazaruddin dilakukan melalui seleksi terbuka yang ketat oleh panitia seleksi bersama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), berlangsung pada akhir Juni 2025.

Meski telah ditetapkan melalui RUPS, Nazaruddin saat ini masih menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dapat menjalankan tugasnya secara resmi. Hingga proses tersebut rampung, ia telah mulai melakukan pengenalan internal dengan jajaran manajemen Bank NTB Syariah, namun belum berwenang mengambil kebijakan strategis.

Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah besar Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap bank daerah. Nazaruddin diharapkan mampu membawa Bank NTB Syariah ke arah yang lebih kompetitif dan berdaya saing, baik di tingkat regional maupun nasional. (Iba)