YJI Tampil di FORNAS VIII 2025: Dorong Gaya Hidup Aktif untuk Lawan Penyakit Jantung

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono bersama para atlet senam jantung saat berlaga di Fornas VIII NTB. (Iba)
Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Annisa Pohan Yudhoyono bersama para atlet senam jantung saat berlaga di Fornas VIII NTB. (Iba)

Detikntbcom – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengkampanyekan gaya hidup aktif dan sehat melalui keikutsertaannya di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) pada 27–28 Juli 2025 di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai salah satu Induk Organisasi Olahraga (INORGA), YJI menghadirkan empat cabang lomba inovatif yang dirancang khusus untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit jantung.

Cabang lomba tersebut meliputi Senam Jantung Sehat Seri IV Beregu, Senam Jantung Sehat Seri I–VI Perorangan (Kategori Pelatih), Senam Hip Heart Seri II Beregu dan Lompat Tali Jantung Sehat Seri III Beregu.

Ratusan peserta dari berbagai provinsi turut ambil bagian dalam kompetisi ini, yang menggabungkan unsur edukasi, olahraga, dan rekreasi dalam satu panggung nasional.

Ketua Umum YJI, Annisa Pohan Yudhoyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa partisipasi YJI di FORNAS VIII adalah bentuk nyata dari misi strategis organisasi dalam memerangi penyakit kardiovaskular yang masih menjadi penyebab kematian utama di Indonesia.

“Cabang lomba YJI pada FORNAS VIII 2025 adalah jawaban atas tantangan kesehatan nasional. Data menunjukkan penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu, sementara hanya 25% masyarakat yang rutin berolahraga. Melalui event ini, kami ingin mengubah paradigma: olahraga bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan dasar untuk hidup produktif,” ujar Annisa, Senin 28 Juli 2025 di Mataram.

Langkah Strategis Menuju Indonesia Sehat

Kegiatan YJI di FORNAS VIII menjadi platform strategis untuk Meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pencegahan penyakit jantung, Memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, komunitas, dan dunia usaha dan Melahirkan agen perubahan (agent of change) di bidang kesehatan dari berbagai daerah.

Salah satu cabang unggulan, Senam Hip Heart, mengombinasikan gerakan jantung sehat dengan irama musik modern sebagai pendekatan yang menyasar generasi muda. Sementara Lompat Tali Jantung Sehat menonjolkan olahraga sederhana yang tetap efektif menjaga kebugaran kardiovaskular.

“Mari jadikan FORNAS VIII sebagai awal dari gerakan nasional olahraga jantung sehat, penguatan jaringan komunitas sehat, serta kolaborasi lintas sektor yang lebih intensif,” tutup Annisa.


Tentang Yayasan Jantung Indonesia

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah. Melalui pendekatan edukatif berbasis Panca Usaha Jantung Sehat, Seimbangkan Gizi, Enyahkan Rokok, Hindari Stres, Awasi Tekanan Darah, dan Teratur Berolahraga. YJI terus menggerakkan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkualitas. (Iba)