Mori Hanafi Apresiasi Sekolah Lapang BMKG: Kunci Ketahanan Pangan di Sumbawa

Anggota Komisi V DPRD RI Dapil NTB I Mori Hanafi. (Iba)
Anggota Komisi V DPRD RI Dapil NTB I Mori Hanafi. (Iba)

Detikntbcom – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi NasDem, Mori Hanafi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Sekolah Lapang BMKG yang digelar di Kabupaten Sumbawa, Kamis 17 Oktober 2025.

Program ini dinilainya sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi perubahan iklim serta potensi bencana hidrometeorologi.

Dalam sambutannya melalui Zoom saat membuka kegiatan tersebut yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Mori Hanafi menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal, terutama petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di Pulau Sumbawa.

“Program Sekolah Lapang ini memiliki dampak besar karena membekali masyarakat dengan pemahaman ilmiah tentang cuaca dan iklim. Dengan informasi yang tepat dari BMKG, masyarakat bisa mengambil keputusan lebih baik seperti menentukan waktu tanam, pola irigasi, atau langkah mitigasi saat terjadi cuaca ekstrem,” ujar Mori Hanafi.

Lebih lanjut, Mori menekankan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden, yang salah satunya menargetkan terwujudnya swasembada pangan nasional.

Menurutnya, Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan kawasan timur Indonesia karena ditunjang oleh lahan pertanian yang luas dan subur.

“Wilayah Sumbawa memiliki lahan pertanian yang sangat potensial, baik di sektor padi, jagung, maupun hortikultura. Dengan dukungan informasi cuaca yang akurat dari BMKG, petani akan lebih efisien dalam memanfaatkan musim tanam dan meminimalkan risiko gagal panen. Ini bagian dari kontribusi nyata daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa karakter geografis Pulau Sumbawa yang beragam menuntut pemahaman cuaca dan iklim yang lebih mendalam, agar produktivitas pertanian tetap terjaga meski menghadapi tantangan alam.

“Kami di Komisi V DPR RI akan terus mendorong peningkatan kapasitas BMKG, baik dari sisi teknologi, SDM, maupun dukungan anggaran, agar informasi iklim semakin cepat, tepat, dan dapat diakses hingga pelosok desa,” jelas Mori.

Menutup sambutannya, Mori Hanafi mengajak semua pihak pemerintah daerah, BMKG, BPBD, dan aparat desa untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadapi perubahan iklim.

“Jika seluruh elemen bersinergi, bukan hanya ketahanan terhadap bencana yang meningkat, tapi juga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa akan semakin kuat,” pungkasnya. (Iba)