Mori Hanafi Tegaskan Pentingnya 4 Pilar MPR RI untuk Perkuat Persatuan Bangsa di Kota Bima

Anggota MPR RI Mori Hanafi saat menggelar sosialisasi 4 pilar MPRI di Kota Bima, Sabtu 16 Mei 2026 pagi. (Iba)
Anggota MPR RI Mori Hanafi saat menggelar sosialisasi 4 pilar MPRI di Kota Bima, Sabtu 16 Mei 2026 pagi. (Iba)

Detikntbcom – Anggota MPR RI sekaligus anggota DPR RI Dapil NTB I Pulau Sumbawa, Mori Hanafi menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kota Bima, Sabtu (16/3/2026) pagi. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, akademisi hingga berbagai elemen masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, Mori Hanafi menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan menjadi hal penting di tengah tantangan sosial, politik dan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.

Menurutnya, 4 Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika harus terus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Empat Pilar ini bukan hanya hafalan, tetapi harus menjadi pedoman hidup masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Mori Hanafi di hadapan peserta sosialisasi.

Ia mengatakan, masyarakat Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan mulai dari penyebaran informasi hoaks, intoleransi hingga polarisasi sosial yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa apabila tidak diantisipasi dengan penguatan wawasan kebangsaan.

Mori juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, anak muda harus menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi, persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Generasi muda jangan mudah terpecah karena perbedaan pandangan politik maupun isu-isu yang beredar di media sosial. Persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mori Hanafi juga mengajak masyarakat di Bima, Dompu dan Kota Bima untuk terus menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat semangat kebersamaan demi mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta turut menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait implementasi nilai-nilai 4 Pilar dalam kehidupan sosial masyarakat saat ini.

Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang. (Iba)