Detikntbcom – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, resmi menunjuk Nazaruddin sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank NTB Syariah melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar belum lama ini. Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran kepemimpinan di tubuh bank daerah tersebut.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB Rico Renaldi, membenarkan bahwa nama Nazaruddin telah diusulkan untuk menduduki jabatan Dirut. Namun demikian, prosesnya masih menunggu pengajuan resmi dari pemegang saham pengendali kepada OJK untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Secara lisan memang sudah diinformasikan, tetapi secara resmi dokumennya masih kami tunggu. Setelah itu akan dilakukan tahapan uji kelayakan sesuai ketentuan,” ujar Rico, Kamis (4/7).
Selama proses pengajuan dan pengujian berlangsung, Nazaruddin diperkenankan untuk mulai memperkenalkan diri di lingkungan Bank NTB Syariah. Namun ia belum memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan strategis atau operasional, sampai dinyatakan lulus oleh OJK.
Sebelumnya, posisi Direktur Utama Bank NTB Syariah sempat kosong setelah seleksi terbuka yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) tidak menemukan kandidat yang memenuhi kualifikasi. Dari hampir seratus pelamar, tak satu pun dianggap layak untuk menempati posisi puncak tersebut.
RUPS yang berlangsung akhir Juni lalu akhirnya memutuskan untuk menunjuk langsung calon Dirut, setelah mempertimbangkan kebutuhan mendesak akan kepemimpinan baru. Nazaruddin diharapkan dapat membawa arah baru dalam penguatan kinerja dan pelayanan Bank NTB Syariah.
Proses fit and proper test di OJK sendiri diperkirakan memakan waktu hingga 30 hari kerja setelah seluruh dokumen lengkap diserahkan. Jika Nazaruddin dinyatakan lolos, maka ia akan secara resmi dilantik sebagai Direktur Utama Bank NTB Syariah. (Iba)












