Krisis Lingkungan Jadi Sorotan Utama Ketua HMI Badko Bali Nusra pada Pembukaan Musda

Ketua HMI Badko Bali Nusra Abdul Halik saat memberikan sambutan pada pembukaan Musda yang digelar, Rabu 14 Januari 2025 di Svarga Resort Senggigi Kabupaten Lombok Barat. (Iba)
Ketua HMI Badko Bali Nusra Abdul Halik saat memberikan sambutan pada pembukaan Musda yang digelar, Rabu 14 Januari 2025 di Svarga Resort Senggigi Kabupaten Lombok Barat. (Iba)

Detikntbcom – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Bali Nusra, Abdul Halik, menekankan pentingnya peran kader HMI dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan ekosistem sebagai bagian dari penerjemahan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan Abdul Halik saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) HMI Badko Bali Nusra yang digelar di Svarga Resort Senggigi, Lombok Barat, Rabu, 14 Januari 2025.

Dalam sambutannya, Abdul Halik mengingatkan bahwa misi kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil ‘alamin harus dimaknai secara luas, tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi alam dan seluruh ekosistem.

“Islam mengajarkan kita untuk menjadi rahmat bagi alam semesta. Karena itu, kader HMI harus mampu menerjemahkan nilai tersebut dalam sikap dan gerakan nyata, salah satunya dengan menjaga dan melindungi lingkungan,” ujarnya.

Ia menilai maraknya bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia merupakan peringatan sekaligus refleksi atas cara manusia memperlakukan alam. Menurutnya, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan tanpa diimbangi dengan perawatan ekosistem menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko bencana.

“Bencana tidak semata-mata dimaknai sebagai teguran, tetapi juga akibat dari kesalahan kita dalam mengelola alam. Kita terlalu sering mengambil, namun lupa menjaga,” tegasnya.

Abdul Halik juga menyoroti pentingnya kebijakan yang berpihak pada pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Bali Nusra, termasuk Nusa Tenggara Barat. Ia menyinggung kondisi hutan dan ekosistem di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang perlu mendapat perhatian serius agar potensi bencana dapat diminimalisir.

Musda HMI Badko Bali Nusra tersebut dibuka secara resmi dan turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTB, Surya Bahari, yang hadir mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kepolisian Daerah (Polda) NTB, serta jajaran pengurus dan kader HMI se-Bali Nusra.

Dalam kesempatan itu, Abdul Halik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader atas dedikasi selama masa kepemimpinannya. Ia mengakui masih terdapat berbagai keterbatasan dan tantangan internal yang dihadapi, serta berharap kepemimpinan selanjutnya mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan fokus pada penguatan organisasi dan pengembangan cabang.

“Musda ini bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum refleksi dan konsolidasi untuk memperkuat peran HMI sebagai organisasi kader umat dan bangsa,” pungkasnya. (Iba)