Beranda Hukum & Kriminal DPRD didesak bongkar dan dorong dugaan kasus sewa rumah dinas Sekda Bima...

DPRD didesak bongkar dan dorong dugaan kasus sewa rumah dinas Sekda Bima ke APH

280
0
Massa aksi dari Forum Persatuan Pemuda (FPP) menggelar audiensi bersama para anggota DPRD Bima (Ist)

Kabupaten Bima (Detikntbcom),- Dugaan praktik Korupsi Kolusi (KKN) di Kabupaten Bima disebut oleh Front persatuan Pemuda (DPP) menyengat.

Oleh karena itu mereka melakukan demonstrasi dalam rangka mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk merekomendasikan sejumlah kasus tersebut ke aparat penegak hukum.

Salah satu kasus yang diminta untuk didorong ke penegak hukum adalah kasus sewa Rumah Dinas Sekda Kabupaten Bima.

Korlap aksi Andri menilai bahwa ketika rumah pribadi dijadikan sebagai rumah dinas maka tidak menutup kemungkinan terjadi penggelapan aset daerah yang ada dalam rumah sewaan itu.

“Kami itu mendesak DPRD dan Sekda untuk menjelaskan status hukum semua aset daerah Kabupaten Bima yang ada di Kota Bima,” jelas Andri, Kamis (19/8) seperti siaran pers diterima.

Selain itu, mereka juga menyoroti penggunaan anggaran dana Covid-19 yang digunakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bima yang diduga ditemukan banyak selisih penggunaannya.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong DPRD Kabupaten Bima untuk menggandeng inspektorat untuk mengaudit dugaan kerugian negara hasil Pansus itu.

“Bahkan melakukan hak kelembagaan yakni hak interplasi terkait dengan penggunaan anggaran covid. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi harus terbuka dan realistis,” katanya.

Dia menegaskan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bima agar segera memanggil Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD dan PPK covid-19 yang tergabung dalam Satgas Gugus tugas tersebut untuk menjelaskan terkait penggunaa anggaran Covid-19.

“Kami mendesak Ketua DPRD dan Ketua Pansus beserta anggotanya untuk menindaklanjuti proses kejelasan anggaran covid-19, mulai dari Pansus hingga ke tahap audit oleh Inspektorat,” bebernya. (Oleng)

Iklan TOI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here