Beranda Breaking News GTI belum bersikap soal pemutusan kontrak pengelolaan lahan di Gili Trawangan

GTI belum bersikap soal pemutusan kontrak pengelolaan lahan di Gili Trawangan

181
0
Masyarakat Gili Trawangan mengirimkan surat cinta untuk presiden Jokowi beberapa waktu lalu menolak addendum dengan PT Gili Trawangan Indah beberapa waktu lalu. (Antara/Istimewa)

Mataram (Detikntbcom),- Pemerintah Provinsi NTB melalui Satgas Investasi Nasional resmi memutuskan kontrak dengan PT Gili Trawangan Indah (GTI) pada, Jumat (3/9) di Mataram atas pengelolaan lahan 65 hektar are yang berlokasi di Gili Trawangan Lombok Utara sejak tahun 1995.

Atas keputusan tersebut, General Umum (GM) PT GTI Burhanuddin dikonfirmasi, Selasa (7/9) via pesan singkat menyampaikan masih menunggu keputusan management. “Belum tahu. Saya juga masih nunggu apa keputusan manajemen,” katanya.

Selain itu, surat resmi hasil keputusan pemutusan kontrak tersebut sejak keputusan dikeluarkan belum menerima salinannya. “Info dari managemen memang kemarin belum menerima surat tersebut yang resmi,” ungkapnya.

Untuk diketahui pada Juni lalu, Pemprov NTB dan PT GTI melalui perantara Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejati NTB menyepakati sembilan pokok addendum. Pokok addendum ini antara lain, perubahan bentuk kerja sama, maksud kerja sama, tujuan kerja sama, jangka waktu, masa transisi, penerimaan daerah, hasil kerja sama, dan waktu berakhirnya kerja sama.

Tindak lanjutnya, Pemprov NTB merancang draf addendum kontrak kerja sama pemanfaatan. Isinya antara lain masyakarat dan pengusaha yang telah ada mendapat bagian pengelolaan seluas 60 hektare.

Sisanya seluas 5 hektare ditawarkan kepada PT GTI. Apabila PT GTI menolak, Pemprov NTB memutus kontrak produksi yang telah ditandatangani pada 1995 lalu. (Iba)

Iklan TOI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here