KPK bentuk tim dalami dugaan ‘persekokongkolan jahat’ eksekutif-legislatif di Dompu

Sejumlah massa aksi dari Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta ditemui Humas KPK Suhermanto, Kamis 14 Juli 2022.

Jakarta (Detikntbcom) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan ‘persekongkolan jahat’ antara lembaga legislatif dan eksekurif Kabupaten Dompu.

“Kami masih mendalami terkait persoalan ini dan kami sudah membentuk tim untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata perwakilan Humas KPK Suhermanto, Kamis 14 Juli 2022 saat menemui massa aksi dari Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta jilid II.

Dugaan ‘persekongkolan jahat’ yang dimaksud adalah munculnya dugaan duit siluman senilai Rp26 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022 Kabupaten Dompu.

Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta yang dipimpin oleh Syafruddin ini terus mengawal dugaan kasus tersebut hingga tuntas.

Syafruddin menegaskan akan terus melakukan aksi demonstrasi di depan KPK sebelum kasus ini terungkap jelas semua pelaku kejahatan terhadap uang rakyat tersebut.

“Aksi ini akan kami lakukan secara terus menerus hingga terang benderang,” tegasnya saat menggelar aksi jilid pertama di depan gedung KPK baru-baru ini. (Iba)